RS Wisma Atlet Rawat 151 Pasien COVID, Didominasi Kasus Transmisi Lokal

ADVERTISEMENT

RS Wisma Atlet Rawat 151 Pasien COVID, Didominasi Kasus Transmisi Lokal

Adrial Akbar - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2022 19:17 WIB
bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi COVID-19 nasional sudah menurun drastis. Salah satunya di Wisma Atlet.
RSDC Wisma Atlet (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, kini merawat 151 pasien COVID-19. Jumlah pasien menurun dibanding sehari sebelumnya.

"Di Wisma Atlet ini jumlah pasien ada 151 orang atau bed occupancy rate 3,97 persen," kata Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego kepada wartawan di gedung Wisma Atlet, Sabtu (20/8/2022).

Pada Jumat (19/8), ada 160 pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet. Mayoritas pasien mengalami gejala ringan.

Pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet didominasi kasus transmisi lokal sebanyak 70 persen. Sisanya merupakan pasien klaster pelaku perjalanan luar negeri.

"Dari 151 itu ada 30 persen adalah pelaku perjalanan luar negeri dan 70 persen adalah domestik. Kalau melihat ini berarti transmisi kali ini adalah lebih banyak transmisi di lokal ya, dalam negeri," ujarnya.

Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego (Adrial Akbar/detikcom)Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego (Adrial Akbar/detikcom)

Mintoro menambahkan, sebagian besar pasien bergejala ringan. Namun ia tetap mengingatkan semua pihak tetap menjaga kesehatan.

"Gejala ringan 134 orang, gejala sedang 1 orang, dengan komorbid ada 16 orang," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan pasien yang masuk hari ini berjumlah 15 orang. Sebagian besar adalah pasien dengan kasus transmisi lokal.

"Pasien masuk hari ini ada 15 orang, terdiri atas 13 perjalanan domestik atau pasien domestik dan 2 orang pelaku perjalanan luar negeri dari negara Qatar," ucapnya.

Diketahui, pada Jumat (19/8) jumlah pasien yang dirawat mencapai 160 pasien dengan bed occupancy rate (BOR) mencapai 4,21 persen.

"Tanggal 19 Agustus 2022 Pukul 06.00, Tower 5 dan 6 berkurang 44 pasien, menjadi 160 pasien (4,21%)," kata Mintoro.

(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT