17 Juta Data Pelanggan PLN Diduga Dijual, Golkar Singgung Kasus BPJS

ADVERTISEMENT

17 Juta Data Pelanggan PLN Diduga Dijual, Golkar Singgung Kasus BPJS

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2022 08:22 WIB
Cina Sahkan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi Pengguna Internet
Ilustrasi pengguna internet (DW News)

Kominfo Mengecek

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menelusuri dan mendalami lebih lanjut dugaan kebocoran data pengguna PLN yang beredar di internet.

"Setelah mendapatkan berita itu, kami langsung melakukan pengecekan. Jadi saat ini Kominfo sedang mendalami terkait dugaan kebocoran data itu, dan nanti kami akan sampaikan jika sudah ada hasil atau temuan sementara dari dugaan kebocoran data itu," kata juru bicara Kominfo Dedy Permadi saat ditemui pewarta di Jakarta, seperti dilansir Antara.

Saat ditanya soal kapan kira-kira Kementerian Kominfo bisa memberikan informasi dan detail lebih lanjut atas dugaan kebocoran data tersebut, Dedy mengatakan pihaknya belum bisa memperkirakan waktu untuk mengumumkannya.

"Kita tidak bisa mengira-ngira karena itu terkait dengan penelusuran atau investigasi dugaan kebocoran data yang sangat tergantung pada kompleksitas dari kebocoran data itu sendiri. Kami akan usahakan yang terbaik. Semoga segera setelah ini bisa kami informasikan ke teman-teman (wartawan)," kata Dedy.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan Kementerian Kominfo juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti PLN hingga Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Tentu (melakukan komunikasi), karena ini kasus dugaan kebocoran data pribadi, kita akan koordinasi dengan BSSN dan PLN, dan kita upayakan hari ini berkomunikasi dengan mereka," ujar Dedy.


(aik/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT