ADVERTISEMENT

Polisi Klarifikasi soal 2 Warga yang Ikut Tertusuk Penadah di Tangerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Jumat, 19 Agu 2022 19:26 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi penusukan (Foto: iStock)
Jakarta -

Polisi mengklarifikasi dua warga yang ikut tertusuk pelaku penadah curanmor di Jatiuwung, Tangerang. Kedua korban bukan informan, melainkan warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

"Bukan informan. Masyarakat yang sedang lewat dan bantuin petugas," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho kepada detikcom, Jumat (19/8/2022).

Informasi dua korban sipil merupakan informan polisi ini disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Nurjaya. Kedua warga tersebut adalah Tata Firmansyah (20) dan Junaedi (29).

"Korban Tata mengalami tiga luka tusuk di bagian perut dan Jaenudin luka robek di bagian perut," ujar Nurjaya dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).

2 Polisi Alami Luka Tusuk

Selain itu, dua anggota Polsek Tanah Abang mengalami luka tusuk. Kedua polisi itu ialah Aiptu Bambang Suroso (47) dan Puji Hartono (46).

"Bambang mengalami luka tusuk di bagian pundak kiri dan Puji mengalami luka tusuk di bagian paha kanan," tuturnya.

Kejadian bermula pada Kamis (18/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, tiga personel Unit Reskrim Polsek Tanah Abang membawa tersangka kasus curanmor, Mamona Kurniawan (27), untuk pengembangan ke penadah di Jl Aryawangsa Kara, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

"Kemudian, saat anggota dari Polsek Tanah Abang hendak melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku penadah bernama Deni Irawan dan Sudirman, namun saat akan ditangkap, seorang pelaku penadah bernama Deni Irawan melakukan perlawanan dan langsung mencabut senjata jenis pisau sangkur," jelasnya.

(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT