ADVERTISEMENT

Putri Sempat Bicara Memaafkan, Ternyata Kini Tersangka Pembunuhan Yosua

Kanavino Ahmad Rizqo, Azhar Bagas Ramadhan, Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 19 Agu 2022 16:30 WIB
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, saat muncul pertama kali ke publik di Mako Brimob Kelapa Dua Depok (Dwi R/detikcom)
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (kanan) (Dwi R/detikcom)
Jakarta -

Drama Irjen Ferdy Sambo merekayasa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J menyeret istrinya, Putri Candrawathi, ke dalam pusaran konflik. Putri sempat muncul di Mako Brimob dan bicara tentang ikhlas memaafkan, lalu kini menjadi tersangka kasus pembunuhan.

Nama Putri Candrawathi sejak awal memang menjadi perhatian publik di kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Dari penjelasan awal polisi kala itu, Putri disebut menjadi korban pelecehan seksual di rumah dinas suaminya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Putri juga saat itu melaporkan kasus pelecehan seksual ke Polres Jakarta Selatan.

Di tengah pengusutan kasus kematian Brigadir J, Polri kemudian menempatkan Irjen Ferdy Sambo di tempat khusus di Mako Brimob, Depok. Saat itulah Putri muncul ke publik dan berbicara tentang ikhlas memaafkan.

Putri menangis saat menyampaikan pernyataan di depan awak media. Dalam kesempatan itu, Putri mengungkapkan perasaannya yang tulus mencintai Ferdy Sambo.

"Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya. Saya mohon doa, biar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini. Dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami," kata Putri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (7/8/2022).

Dua hari berselang setelah Putri datang ke Mako Brimob, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. Ferdy disebut menjadi otak yang merencanakan pembunuhan Brigadir J.

Skenario awal soal baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E pun terbantahkan. Terbongkarnya rekayasa kasus tersebut juga membuat Polri menghentikan laporan kasus pelecehan seksual Putri di Duren Tiga.

Putri Tersangka Kasus Pembunuhan

Kini kabar terbaru diumumkan tim khusus Polri. Putri Candrawathi ditetapkan menjadi tersangka kasus tewasnya Brigadir Yosua.

"Penyidik menetapkan Saudari PC sebagai tersangka," kata Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jumat (19/8/2022).

Penjelasan lebih lanjut disampaikan Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi. Andi mengungkap kegiatan Putri termasuk bagian dari perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua.

"Melakukan kegiatan-kegiatan yang jadi bagian perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua," kata Andi.

Andi mengatakan penetapan tersangka Putri itu setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, penyidik mendapatkan CCTV yang merekan peristiwa penting di sekitar lokasi kejadian.

"Berdasarkan 2 alat bukti: yang pertama keterangan saksi kemudian bukti elektronik CCTV, baik yang ada di Saguling maupun yang ada di dekat TKP, yang selama ini menjadi pertanyaan publik, yang diperoleh dari DVR pos satpam inilah yang menjadi bagian circumstantial evidence, atau barang bukti tidak langsung, yang jadi jadi petunjuk bahwa PC ada di lokasi sejak di Saguling sampai di Duren Tiga," ujar Andi.

Andi menjelaskan penyidik juga sudah memeriksa Putri beberapa kali. Putri juga sedianya diperiksa lagi pada Kamis (18/8) kemarin namun ada surat dokter yang menyebutkan Putri sakit.

"Seyogianya juga kemarin yang bersangkutan harusnya kita periksa, tapi muncul surat sakit dari dokter yang bersangkutan dan meminta untuk istirahat 7 hari," ujar Andi.

Lihat Video: 2 Alat Bukti yang Jerat Putri Candrawathi Jadi Tersangka Pembunuhan

[Gambas:Video 20detik]



(knv/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT