ADVERTISEMENT

MKD DPR Undang Mahfud Md dan IPW Terkait Kasus Sambo 25 Agustus

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 19 Agu 2022 16:04 WIB
Petugas memeriksa dome Gedung Nusantara DPR atau Gedung Kura-Kura di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022). Sekretariat Jenderal DPR menganggarkan sebesar Rp4,5 miliar untuk perbaikan gedung tersebut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Gedung MPR/DPR (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta -

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR bakal memanggil Menko Polhukam sekaligus Ketua Kompolnas Mahfud Md dan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso pada 25 Agustus mendatang. Pemanggilan itu terkait kasus Irjen Ferdy Sambo yang menjadi otak pembunuhan Brigadir J.

"MKD telah menjadwalkan pengundangan Menko Polhukam/Ketua Kompolnas Mahfud Md dan Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa hari Kamis, 25 Agustus 2022 mendatang," kata Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).

Habiburokhman berharap kedua tokoh itu hadir untuk memberikan keterangan dari informasi yang didapatnya. "Kami berharap kedua tokoh tersebut berkenan hadir dan memberikan keterangan," ujarnya.

Sugeng akan diperiksa soal pengakuannya yang mendapat informasi terkait aliran dana ke anggota DPR di kasus Ferdy Sambo. Sedangkan Mahfud terkait informasi keterlibatan anggota DPR di kasus Ferdy Sambo.

"Pak Sugeng kami undang terkait pemberitaan bahwa beliau pernah mengatakan mendapat informasi adanya aliran dana ke anggota DPR terkait kasus Ferdy Sambo," ujar Habiburokhman.

"Sementara Pak Mahfud kami undang untuk kami mintai keterangan apakah beliau mengetahui ada anggota DPR yang turut terlibat menyusun skenario rekayasa kasus Ferdy Sambo," lanjutnya.

MKD DPR RI sebelumnya menggelar rapat pleno membahas perkembangan kasus Irjen Ferdy Sambo. Rapat MKD DPR memutuskan akan mengundang Mahfud Md dan Sugeng Teguh Santoso.

"Rapat pimpinan dan rapat pleno MKD DPR RI pagi ini memutuskan mengundang Ketua Indonesia Police Watch (IPW) dan Menko Polhukam Mahfud Md terkait kasus Ferdy Sambo," kata pimpinan MKD DPR Habiburokhman dalam keterangan tertulis.

Undangan kepada Sugeng IPW, kata Habiburokhman, terkait pemberitaan yang mengaitkan Ferdy Sambo dan DPR. MKD DPR mengaku ingin mendalami pernyataan Sugeng IPW.

"Kami baca di media online, Pak Sugeng mengatakan ada informasi soal aliran dana ke DPR. Kami mau mendalami informasi yang dia maksud itu dari mana. Karena, jika hal tersebut benar, itu merupakan pelanggaran hukum dan etika DPR," kata Habiburokhman.

Lihat Video: 2 Alat Bukti yang Jerat Putri Candrawathi Jadi Tersangka Pembunuhan

[Gambas:Video 20detik]



(eva/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT