ADVERTISEMENT

Cerita Edy Rahmayadi Kondisikan Tunda Penerbangan Pakai Kekuasaan

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Jumat, 19 Agu 2022 15:37 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (dok. Diskominfo Sumut)
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (dok. Diskominfo Sumut)
Medan -

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bercerita tentang dirinya yang pernah meminta agar penerbangan ditunda. Edy menuturkan dirinya minta penundaan penerbangan karena saat itu memiliki kekuasaan.

Edy menceritakan tentang permintaan menunda penerbangan itu saat mengunjungi pesantren yang berada di Desa Amplas, Deli Serdang. Edy awalnya menuturkan tidak khawatir dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an.

"Saya tak pernah khawatir pelaksanaan Tilawatil Qur'an, saya tak pernah khawatir. Karena tahu saya persis, Sumatera Utara itu memang tempatnya orang-orang pembaca-pembaca Al-Qur'an, saya tak khawatir," kata Edy di lokasi pesantren, seperti dilansir detikSumut, Jumat (19/8/2022).

Setelah itu, Edy kemudian bercerita soal dirinya menunda penerbangan yang membawa kafilah dari Sumut yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran di Kalimantan. Edy menunda penerbangan di Jakarta.

"Saya pernah berpangkat letnan jenderal. Yang saya mau omongin bukan letnan jenderalnya. Yang saya ingin omongin, saya pakai kekuasaan saya sebagai letnan jenderal, saat itu ada yang berangkat ke Kalimantan. Berangkat dia ke Kalimantan, saya setop di Jakarta, saya yang mengkondisikan, itulah kekuasaan," ucap Edy.

"Yang seharusnya berangkat langsung, saya hentikan dan tunda berangkat," sambungnya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT