Pengumuman UN dan PSB Via SMS Perlu Dievaluasi
Selasa, 27 Jun 2006 11:59 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzie Bowo meminta Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta (Kadikdas) Sylviana Murni meninjau ulang kebijakan pengumuman ujian nasional (UN) dan penerimaan siswa baru (PSB) melalui layanan pesan singkat (SMS)."Kalau buat beban masyarakat, sebaiknya jangan. Tadi malam, saya hubungi Ibu Sylviana agar kebijakan seperti itu dievaluasi kembali," kata Fauzie.Demikian disampaikan dia di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2006).Fauzie menilai tarif SMS sebesar Rp 2.200 per SMS terlalu mahal."Kalau tarif SMS lebih baik Rp 350 saja. Jangan membebani masyarakat. Tetapi bagaimana pun pakai SMS diperbolehkan yang penting tidak membebani masyarakat dan transparan," ujarnya.Dia juga meminta kebijakan tersebut disosialisasikan terlebih dahulu. "Pemprov memberi kesempatan pada Dikdas. Pokoknya untuk awal-awal harus disosialisasikan dan kebijakan ini harus dievaluasi kembali," cetus Fauzie.
(aan/)











































