RI-Malaysia Gelar Latihan Militer Gabungan di Perbatasan

RI-Malaysia Gelar Latihan Militer Gabungan di Perbatasan

- detikNews
Selasa, 27 Jun 2006 11:18 WIB
Jakarta - TNI dan Angkatan Bersenjata Diraja Malaysia kembali menggelar latihan gabungan. Langkah ini untuk mengantisipasi berbagai ancaman keamanan di perbatasan kedua negara.Kegiatan yang berlabel Latihan Gabungan Malindo Darat Samudera Angkasa ke VI itu akan digelar mulai 27 Juni hingga 10 Juli di Singkawang, Kalimantan Barat.Latihan bersama ini melibatkan 4.992 personel angkatan bersenjata dari kedua negara, yakni 3.861 personel TNI, 15 personel Polri, serta 1.102 tentara dan 14 polisi Diraja Malaysia. Sejumlah peralatan tempur akan digunakan dalam kegiatan ini."Secara khusus latihan ini diharapkan dapat menghasilkan kesamaan pola dalam menanggulangi ancaman di sepanjang perbatasan kedua negara," kata Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto saat berpidato dalam upacara pembukaan latihan gabungan bersama di Markas Divisi Infantri I Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, Selasa (27/6/2006).Hadir pula dalam acara itu Panglima Diraja Malaysia Laksamana Tan Sri Datok Sri Muhammad Anwar bin Muhammad Nur. Kedua pimpinan tertinggi militer kedua negara itu tampak mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL).Ditambahkan Djoko, diharapkan dengan latihan ini bisa terwujud strategi cegah tangkal dan strategi penindakan cepat terhadap ancaman dari negara atau kelompok-kelompok tertentu yang ingin masuk dan memanfaatkan perbatasan Malindo untuk kepentingannya sendiri.Sedangkan dari segi aspek operasional, latihan ini dilakukan untuk menyiapkan Pasukan Pengamanan Perbatasan Malindo (PPPM) senantiasa siap jika terjadi kontigensi di perbatasan. Termasuk juga menciptakan kemapuan aplikasi taktis, strategi dan prosedural pengamanan."Dan tak kalah penting adalah aspek psikologi, yakni terciptanya silaturahmi antara angkatan bersenjata dan polisi kedua negara," ujar Djoko. (djo/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait