ADVERTISEMENT

Resmikan Rumah BUMN Klungkung, Pertamina Angkat Produk Lokal-Pariwisata

Arief Budiman - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 21:37 WIB
Pertamina
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Peresmian Rumah BUMN Kabupaten Klukung dilakukan pada Senin (15/8) lalu seolah menjadi sebuah kado bagi para pelaku UMKM. Pasalnya, kehadiran Rumah BUMN ini diprediksi dapat mempercepat kapasitas Mitra Binaannya dan sekaligus menggerakkan laju roda perekonomian daerah.

Pertamina memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Salah satu wujud kepedulian tersebut ialah lewat pembinaan UMKM di Rumah BUMN yang tersebar di seluruh Tanah Air, termasuk Provinsi Bali yang satu di antaranya.

Dalam acara peresmian Rumah BUMN Klungkung, Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono mengapresiasi Pertamina yang telah menginisiasi Rumah BUMN khususnya di Kabupaten Klungkung.

"Kehadiran Rumah BUMN ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, diharapkan agar Rumah BUMN ini dapat menjadi wadah bagi para mitra binaan serta dapat memberikan pembinaan, serta cara untuk menciptakan program yang baik dan pemasaran yang baik pula," ujar Edi dalam keterangan tertulis Kamis (18/8/2022)

Rumah BUMN yang berlokasi di Jl. WR. Supratman No 7 Semarapura Tengah, Kab. Klungkung ini akan dijadikan sebagai pusat edukasi, pengembangan, dan digitalisasi UMKM. Dengan optimis, VP CSR & SMEPP Management, Fajriyah Usman mengatakan Rumah BUMN Klungkung dapat membangun dan membantu perekonomian dan kemakmuran masyarakat, khususnya dalam ruang lingkup Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Saat ini tercatat sebanyak 500 UMKM yang terdaftar di Rumah BUMN Klungkung, dengan di antaranya 175 Mitra Binaan yang sudah Go Online dan 185 Mitra Binaan yang sudah Go Digital," ujar Fajriyah.

Sementara itu, tidak hanya urusan permodalan hingga akses pemasaran produk barang maupun jasa yang dihasilkan UMKM yang difasilitasi melalui Rumah BUMN ini, tetapi juga tersedianya tempat workshop UMKM hingga ruang seminar untuk menebar ide kreatif serta pengembangan berbagai inovasi produk mereka.

Pendampingan yang diberikan kepada pelaku UMKM, tidak hanya sebatas bagaimana agar bisa memasukkan produknya ke marketplace, tetapi juga bagaimana cara memasarkan produknya agar menarik dan dapat dibeli oleh konsumen.

Diketahui, hingga Mei 2022, total 1.334 UMKM tercatat telah memasukan produk mereka di beberapa marketplace. Ini artinya, mitra binaan tersebut telah menjadi UMKM naik kelas serta menjadi Go Digital dan Go Online.

Melalui Rumah BUMN, Para pelaku UMKM akan mengikuti proses inkubasi awal, networking, hingga perluasan pasar, dimana tim dari Pertamina akan mengkurasi UMKM yang memiliki potensi, untuk selanjutnya diberikan pembekalan ataupun pelatihan.

"Dengan bekal yang sudah dimiliki, para pelaku UMKM akan siap untuk mengikuti berbagai kegiatan seperti pameran yang dilakukan di dalam maupun luar negeri," tutup Fajriyah.

Melalui Rumah BUMN dan semangat Energizing Your Future, Pertamina ingin senantiasa menghadirkan energi yang dapat menggerakan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan, serta berupaya terus mendorong setiap mitra binaan menjadi UMKM naik kelas dan Go Global

Pertamina juga senantiasa mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) melalui implementasi program-program berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya. Hal ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial (TJSL), demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat.

Selain itu, dengan adanya rumah BUMN diharapkan pelaku UMKM bisa mendapatkan pelatihan serta dapat memberikan akses pendanaan dan juga pemasaran, sehingga nantinya mereka bisa lebih naik kelas lagi.

Salah satu mitra binaan yang hadir, I Wayan Pande yang memproduksi kipas tangan tradisional dan aneka produk souvenir dengan motif wayang kamasan. Mengaku sangat senang dengan keberadaan Rumah BUMN ini

"Semenjak bergabung dengan Pertamina, omzet saya bisa mencapai 15 juta per bulan, saya dan istri memproduksi kipasnya, kemudian anak saya membuat pemasaran di sosial media, hal ini bisa meningkatkan omzet penjualan kami sekitar 50 Persen dibandingkan sebelumnya," ujar pria pemilik dari UMKM Sinar Pande.

Diketahui, pada acara ini dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN, Edi Eko Cahyono, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, I Wayan Ardiasa, dan VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman, juga dihadiri para pelaku UMKM Kabupaten Klungkung, anggota Relawan Bakti BUMN hingga Pertamina Troopers.

Simak Video 'Bincang Ekonomi Bersama Presiden RI':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT