ADVERTISEMENT

TransJakarta Akan Ubah Bus Konvensional Jadi Bertenaga Listrik

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 17:57 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Syafrin Liputo; Presiden Direktur PT Vektr Mobiliti Indonesia (VKTR) Gilarsi W Setijono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan; Direktur Utama PT Transjakarta Mochammad Yana Aditya, dan Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk. Amri Aswono Putro saat meresmikan operasional 30 bus listrik Transjakarta, di Halte Balaikota, Selasa (8/3/2022).
Bus listrik Transjakarta. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Equipmake Holdings Plc, spesialis elektrifikasi kendaraan komersial yang berbasis di Inggris, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas. Penandatangan ini dalam rangka mempercepat peralihan armada bus bertenaga listrik.

Proses penandatanganan dilakukan di kantor pusat TransJakarta, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (18/8/2022). Penandatangan dilakukan langsung oleh Direktur Utama TransJakarta M Yana Aditya, Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Gilarsi W. Setijono, dan CEO Equipmake Holdings Plc lan D Foley. Acara ini disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

CEO Equipmake Holdings Plc Ian D Foley akan menyiapkan pembuatan mesin bus listrik dengan cara retrofit, yaitu mengubah mesin konvensional menjadi mesin yang digerakkan listrik. Menurutnya, cara ini sudah digunakan di negara lain.

"Equipmake dan Vektor saat ini sedang mempersiapkan pembuatan mesin bus listrik dengan cara retrofit untuk memenuhi kebutuhan TransJakarta," kata Ian.

Dirut TransJakarta Yana Aditya meyakini upaya ini mampu mempercepat peralihan ke bus listrik. Di mana pihaknya menargetkan elektrifikasi 10 ribu bus TransJakarta pada 2030 dan meningkatkan kemampuan manufaktur dalam negeri.

"Untuk itulah TransJakarta menandatangani MoU dengan sebuah perusahaan Equipmake sebagai pemilik teknologi dan komponen retrofit dan Vektor sebagai pemegang lisensi yang akan memproduksi mesin retrofit," ujar Yana.

(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT