15 Mayat Ditemukan Lagi di Perairan Sibolga
Senin, 26 Jun 2006 22:45 WIB
Medan - Memasuki hari kelima masa pencarian, Senin (26/6/2006), Tim SAR telah menemukan 15 korban penumpang Kapal Motor (KM) Surya Makmur Indah yang tenggelam di Sibolga.Saat ditemukan para korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Dengan demikian korban tewas yang sudah ditemukan hingga hari ini berjumlah 16 orang.Keterangan yang diperoleh detikcom di Sibolga menyebutkan, ke-15 korban tewas yang ditemukan sekitar pukul 07.00 Wib, oleh kapal pencari. Lokasi penemuannya sekitar 30 mil dari Sikara-kara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), atau sekitar 70 mil dari lokasi tenggelamnya kapal.Posisi tenggelam itu berada di antara perairan Pulau Bintana dan Mursala yang masih berada dalam wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.Saat ditemukan para korban tewas tersebut, dalam keadaan mengapung. Pelampung berwarna orange yang dikenakan sebelum terjun ke laut, masih melekat di badan. Mereka terdiri dari 7 pria dewasa, 5 perempuan dan 3 anak-anak.Hanya ada lima korban saja yang memiliki identitas. Masing-masing, Natangan Sibagarian, warga Sibolga, serta empat lainnya warga Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, yakni Fendi Hartono, Alexander Martius Harefa, Friska Kristini Batee, dan Bripka Isron Napitupulu yang bertugas Kepolisian Resor Nias.Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga, Letnan Kolonel Laut (P) Djaka Santosa menyatakan, penemuan para korban pada hari ini sangat didukung cuaca yang cukup baik."Cuaca yang sangat bagus mendukung pencarian seluruh korban. Seluruh kekuatan terus melakukan pencarian di beberapa kawasan yang diperkirakan terdapatnya korban," kata Djaka Santosa kepada wartawan yang menghubunginya melalui jaringan telepon.Hingga Senin sore, diperoleh informasi jenazah para korban masih dalam perjalanan menuju Kota Sibolga, untuk selanjutnya disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) FL Tobing, sebelum diambil keluarga korban.Data terakhir dari Posko SAR menyebutkan, dari 134 penumpang dan anak buah kapal yang ikut dalam kapal naas itu saat tengelam pada Kamis dinihari (22/6/2006), hingga hari ini korban penumpang yang berhasil diselamatkan sebanyak 96 orang, 16 korban tewas dan 22 lainnya masih dicari.
(mar/)











































