Patok Tarif Premium Hasil UN, Diknas DKI Bantah Raup Untung

Patok Tarif Premium Hasil UN, Diknas DKI Bantah Raup Untung

- detikNews
Senin, 26 Jun 2006 18:36 WIB
Jakarta - Pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP/MTs yang menggunakan SMS ke 3977 ditengari adanya unsur bisnis. Namun Diknas DKI Jakarta membantah meraup keuntungan."Kita kan hanya memanfaatkan teknologi. Tidak terpikir sama sekali untuk meraih keuntungan. Itu sangat jauh sekali," kata Kepala Seksi Kurikulum dan Sistem Pengujian SMP Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta Ahmad Firdaus kepada detikcom, Senin (26/6/2006).Firdaus menyebutkan bahwa data kelulusan yang diterima Diknas DKI Jakarta sebenarnya sangat mepet yakni Sabtu 25 Juni malam. "SMS hanya diperuntukkan bagi yang memang mau mendapatkan informasi lebih awal. Tapi kita kan tetap mengumumkan secara reguler seperti lewat surat atau di sekolah. Pikiran kita agar anak-anak tidak main corat-coret," terang dia.Disinggung soal tarif SMS Rp 2.200, Firdaus justru mengaku tidak tahu menahu. "Saya belum cek sampai ke sana. Tapi niat kita tidak mencari keuntungan. Kita hanya memanfaatkan teknologi yang ada," jelasnya.Ditambahkan dia, sebenarnya teknologi online dan SMS dipersiapkan untuk penerimaan siswa baru yang akan harus diumumkan pada 4 Juli. Masyarakat tentunya ingin mendapatkan informasi yang cepat. (san/)


Berita Terkait