Siswa Gagal UN Serang Guru

Siswa Gagal UN Serang Guru

- detikNews
Senin, 26 Jun 2006 16:01 WIB
Solo - Tidak hanya murid yang jadi korban ujian nasional (UN). Di Klaten, Jawa Tengah, justru guru yang menjadi korban sistem. Guru SMK Kristen Pedan, diserang dan dipukuli oleh muridnya yang tidak lulus UN. Korbannya adalah Muji Raharjo, Hartono dan Purwadi. Hari Sabtu (24/6/2006) lalu, ketika para guru itu sedang memasang spanduk penerimaan siswa baru, datanglah Sami Putra yang mengajak beberapa temannya. Sami adalah siswa sekolah itu yang tidak lulus UN. Tanpa perlu ba bi bu lagi, Muji dan kawan-kawan dikeroyok dan dihajar oleh mereka. Korban yang mengalami luka cukup parah di bagian tangan, muka dan kepala harus menjalani rawat inap di RSI Klaten dan menerima jahitan pada lukanya. Hingga Senin (26/6/2006), luka mereka belumlah sembuh. Kejadian ini sudah ditangani kepolisian setempat sebagai kasus kriminal. Polres Klaten telah menetapkan dua orang yaitu Sami Putra dab Bayu Mahendra sebagai tersangka. Namun, keduanya masih buron. Penetapan keduanya menjadi tersangka atas keterangan saksi korban yang mengenalinya. Sami Putra adalah siswa SMK tersebut yang tidak lulus UN tahun ini. Adapun Bayu adalah lulusan SMK tersebut yang sangat akrab dengan Sami dan kemungkinan diajak Sami untuk ikut melakukan pengeroyokan. Sedangkan para pelaku lainnya, saksi mengaku tidak kenal. Pihak polisi menduga letar belakang pengeroyokan itu adalah sakit hati akibat tidak lulus UN. Dugaan itu didasarkan pada sebuah SMS yang diterima korban sebelum kejadian. SMS itu berupa ancaman dari pengirimnya karena tidak lulus UN. Polisi membidik para tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan lebih dari satu orang. Ancaman hukum tindak pidana ini adalah 7 tahun penjara. (asy/)


Berita Terkait