Undangan Mendadak, Pelantikan Bupati Pekalongan Lancar

Undangan Mendadak, Pelantikan Bupati Pekalongan Lancar

- detikNews
Senin, 26 Jun 2006 13:56 WIB
Semarang - Isu akan adanya aksi massa besar-besaran dalam pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan 2006-2011 Siti Qomariyah-Wahyu Pontjo Nugroho tidak terbukti. Pelantikan pasangan yang sempat terhambat kasus foto syur itu berlangsung lancar. Pelantikan dipimpin oleh Gubernur Jateng Mardiyanto sekitar pukul 09.30 WIB di Aula Kantor DPRD Pekalongan di Kajen, Senin (26/6/2006). Ratusan aparat dari Polwil dan Polres Pekalongan bersiaga penuh dengan senjata, kendaraan water canon, dan helikopter. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, pelantikan tersebut memang digelar mendadak. Para tamu baru mendapat undangan pada pukul 04.00 WIB pagi tadi. Akibatnya, sebagian dari mereka tak bisa hadir, termasuk 23 anggota DPRD setempat yang berasal dari dari PDIP, PAN, dan PPP. Massa yang beberapa hari sebelumnya berunjuk rasa meminta penundaan pelantikan dengan alasan bupati dan wakil bupati terpilih tak layak memimpin terkait beredarnya foto syur mereka, sama sekali tak kelihatan dalam pelantikan tersebut tanpa alasan yang jelas. "Saya mengucapkan terima kasih atas pelantikan ini. Saya tidak melakukan apa-apa. Tapi kalau memang kejaksaan mau memeriksa, saya siap," kata Bupati Siti Qomariyah mengomentari kasus foto syurnya. Sementara itu, Gubernur Jateng Mardiyanto menyatakan, pihaknya memang harus melantik pasangan yang dikenal dengan akronim 'Qontjo' itu. Karena hal tersebut sudah sesuai dengan tahapan Pilkada yang diselenggarakan KPUD. "Saya harus melantik bupati dan wakil bupati karena ini merupakan bagian dari proses yang harus diselesaikan. Saya telah mengantongi SK Mendagri sebagai dasar hukumnya," kata Mardiyanto dalam sambutannya. Qomariyah-Pontjo (PKB-Partai Golkar) terpilih setelah mengalahkan pasangan Amat Antono-Qurofi Hajin (PDIP) pada pilkada 27 Mei lalu. Qomariyah-Pontjo sempat digugat Amat-Qurofi di Pengadilan Tinggi, namun akhirnya gugatan itu dicabut tanpa sebab yang jelas. Kini, kasus beredarnya foto syur Qomariyah-Pontjo ditangani Polda Jateng. (asy/)


Berita Terkait