ADVERTISEMENT

Wagub DKI Larang PKL Dagang di Pinggir Tebet Eco Park

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 20:00 WIB
Pengendara sepeda melintas di kawasan Tebet Eco Park yang ditutup sementara di Tebet, Jakarta, Minggu (3/7/2022). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang penutupan lokasi tersebut dalam rangka pemeliharaan taman dan perbaikan fasilitas. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.
Tebet Eco Park kembali dibuka setelah dua bulan ditutup untuk revitalisasi. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta -

Tebet Eco Park di Jakarta Selatan (Jaksel) dibuka kembali setelah 2 bulan ditutup untuk direvitalisasi. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mewanti-wanti agar pengunjung tidak memarkirkan kendaraannya sembarangan.

Setidaknya Pemprov DKI Jakarta menyediakan lima kantong parkir, yaitu area samping Sarana Square, SMPN 73 Jakarta, Pom Bensin MT Haryono, Gedung Graha Pratama, serta Gedung Wisma Pede.

"Iya, nggak boleh parkir sembarangan. Parkir di tempat yang ada. Selebihnya kita minta menggunakan transportasi publik," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

PKL Dilarang Dagang Pinggir Taman

Riza juga meminta pedagang kaki lima (PKL) menjamur di pinggir kawasan taman Tebet Eco Park agar tak mengganggu ketertiban masyarakat maupun pengguna jalan lainnya.

"Tidak boleh jualan di pinggir-pinggir situ (Tebet Eco Park) karena itu mengganggu warga sekitar, juga ketertiban pengguna jalan," tegasnya.

Politikus Gerindra itu menyampaikan pengunjung taman dibatasi per sesi pembukaan. Rinciannya adalah 4.000 orang pada Senin-Jumat, lalu 5.000 orang di akhir pekan. Selain itu, masyarakat diminta mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

"Semua boleh datang tapi diatur pemanfaatan tempatnya, penggunaannya supaya bisa optimal supaya bisa dinikmati semua," jelasnya.

Imbau Warga Pakai Angkutan Umum

Riza juga merekomendasikan agar pengunjung memanfaatkan transportasi publik jika ingin menyambangi Tebet Eco Park. Pasalnya, kuota kantong parkir yang disediakan terbatas.

"Tidak mudah kita langsung menyiapkan tempat parkir di situ, karena lokasi juga tidak banyak, jadi kita minta supaya warga yang datang ke situ juga sudah kita batasi jumlahnya. Kita harapkan menggunakan transportasi publik," ucapnya.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Tebet Eco Park Dibuka Lagi, Ini Aturan Masuknya':

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT