Pegawai Alfamart Diancam ITE Pengambil Cokelat, Hotman Paris Siap Bela!

ADVERTISEMENT

Pegawai Alfamart Diancam ITE Pengambil Cokelat, Hotman Paris Siap Bela!

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 10:04 WIB
Hotman Paris
Hotman Paris (Ismail/detikHOT)

Kejadian Viral di Medsos

Diketahui, sebuah video menampilkan petugas minimarket meminta maaf usai memergoki seorang wanita yang diduga mencuri cokelat viral di media sosial.

Dari video yang beredar seperti dilihat, Senin (15/8/2022), wanita itu berada di dalam mobil. Dalam video itu dinarasikan wanita tersebut mengemudi mobil Mercedes-Benz. Ia dipergoki oleh sejumlah karyawan minimarket mencuri.

Masih di video itu juga, petugas Alfamart meminta wanita itu mengakui perbuatannya. Akhirnya, wanita itu mengakui telah mengambil cokelat batangan.

Dia pun mengeluarkan cokelat itu dan memberikannya kepada pegawai minimarket. Dalam video itu tertulis 'Ibu ber-Mercy sindikat coklat di minimarket'.

"Kenapa Ibu nggak jujur? Nggak mau bayar dulu," teriak perekam.

Ibu-ibu itu lalu keluar dari mobil. Lalu, ia masuk ke minimarket.

"Gimana sih ngambil cokelat, saya lihat, Bu," lanjut si perekam.

Kemudian pada video lainnya, tampak seorang wanita yang mengenakan seragam pegawai Alfamart memberikan klarifikasi. Ia berdiri di samping ibu-ibu yang kepergok tak membayar cokelat itu.

"IBU NYA KETAHUAN NGAMBIL COKLAT GAK BAYAR KARYAWAN ALFAMART DI ANCAM UU ITE OLEH SI IBU DI PAKSA MINTA MAAP. YANG NYOLONG SIAPA, YANG SURUH MINTA MAAF SIAPA," tulis narasi di media sosial yang menyertai video tersebut.

Dalam video itu, wanita berseragam Alfamart itu menyebut peristiwa yang terjadi hanya kesalahpahaman. Ia memohon maaf kepada wanita yang dipergokinya.

"Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial karena sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua yang telah merugikan Ibu Mariana," ujar pegawai itu.

"Dan saya memohon maaf kepada Ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin dan Alhamdulillah hari ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan," lanjutnya.


(mei/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT