ADVERTISEMENT

Bareskrim: Istri Eks Menteri BPN Ferry Mursyidan dan Pelapor Sepakat Damai

Nahda Rizki Utami - detikNews
Minggu, 14 Agu 2022 15:31 WIB
Brigjen Ahmad Ramadhan
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Istri mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan, Hanifah Husein, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penggelapan saham perusahaan batu bara. Bareskrim menyebut ada upaya damai antara pihak pelapor dan Hanifah.

"Antar-para pihak ada kesepakatan untuk penyelesaian perkaranya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Minggu (14/8/2022).

Ramadhan menyebut Hanifah, yang merupakan Direktur Utama PT Rantau Utama Bhakti Sumatera, terbukti telah melakukan penggelapan atau pengalihan lahan milik PT Batubara Lahat. Hanifah ditetapkan sebagai tersangka usai penyidik memeriksa para saksi dan menganalisis dokumen kasus itu.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi dan analisa terhadap dokumen dokumen dalam penanganan perkara ini, benar telah terjadi tindak pidana penggelapan dan penggelapan dalam jabatan dan masukkan keterangan palsu ke dalam akta otentik," jelas Ramadhan.

"Terlapor Hanifah Husein selaku Direktur Utama PT Rantau Utama Bhakti Sumatera melakukan penggelapan atau pengalihan seluruh saham milik PT Batubara Lahat yang dijaminkan menjadi milik PT Rantau Utama Bhakti Sumatera dan PT Rantau Panjang Utama Bhakti tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin pemegang saham PT Batubara Lahat," sambungnya.

Lebih lanjut, Ramadhan menyampaikan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sampai saat ini masih menunggu untuk proses lebih lanjut usai adanya kesepakatan tersebut.

"Untuk mengambil keputusan lebih lanjut, penyidik masih menunggu akta perjanjian perdamaian antar para pihak," imbuhnya.

Simak juga 'Alasan Deolipa Minta Rp 15 T ke Bareskrim: Nggak Tidur 5 Hari':

[Gambas:Video 20detik]



(nhd/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT