ADVERTISEMENT

Bukan Keturunan Kiai, Gus Samsudin Buka-bukaan soal Sebutan 'Gus'

Tim detikJatim - detikNews
Minggu, 14 Agu 2022 10:24 WIB
Gus Samsudin di polda jatim
Gus Samsudin (Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Blitar -

Di Jawa, panggilan 'Gus' biasanya tersemat pada orang-orang khusus. Yakni hanya pada anak-anak kiai. Namun, akhir-akhir ini, banyak tokoh yang menggunakan julukan 'Gus' agar lebih menjual. Bagaimana dengan Gus Samsudin?

Seperti dilansir dari detikJatim, panggilan 'Gus' dan 'Ning' sangat populer di kalangan pesantren. Panggilan 'Gus' dan 'Ning' merupakan sebutan bagi anak keturunan kiai. Sebutan 'Gus' untuk putra kiai dan 'Ning' julukan putri sang kiai.

Melansir dari laman nu.or.id, seorang 'Gus' dapat diangkat menjadi kiai. Itu sebabnya, Gus juga disebut sebagai kiai muda. Pada tingkatan itu, seorang 'Gus' bisa menerimanya, tapi bisa juga tidak.

Terkait ini, Gus Samsudin buka-bukaan arti julukan gus yang tersemat padanya. Menurutnya, julukan ini bukan karena dirinya anak kiai.

Gus Samsudin mengaku dirinya bukan keturunan kiai. Namun, sebutan 'Gus' yang melekat pada dirinya merupakan sebutan dari orang Jawa. Dalam bahasa Jawa, 'Gus' merupakan anak laki-laki atau 'cah bagus' alias anak baik.

"Nama 'Gus' sendiri kalau di dalam orang Jawa, 'Gus' itu anak laki-laki, 'cah bagus'," kata Gus Samsudin, Sabtu (13/8/2022).

Sementara itu, Gus Samsudin mengaku tak memaksa orang-orang memanggil namanya dengan sebutan 'Gus'. Menurutnya, masyarakat bebas memanggil namanya dengan sebutan lain atau hanya memanggil namanya.

"Kalau memanggil saya ya silakan mau dipanggil apa pun. Itu orang yang memanggil saya, bukan saya," jelasnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Simak juga 'Pemkab Blitar Larang Padepokan Gus Samsudin Terima Santri-Pasien':

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT