ADVERTISEMENT

Megawati Dianugerahi Medali Yobel dari Presiden Kazakhstan

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 12:32 WIB
Megawati Dapat Penghargaan Medali Yobel
Foto: MPR
Jakarta -

Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan Medali Yobel dari Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev dalam rangka peringatan 30 tahun kemerdekaan Republik Kazakhstan. Megawati dinilai berhasil meningkatkan jalinan persahabatan antara RI-Kazakhstan, baik pada masa kepemimpinannya sebagai presiden yang berlanjut hingga saat ini sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan.

Diketahui, Medali Yobel ini diberikan langsung oleh Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov di kediaman Megawati di jalan Teuku Umar, Jakarta pada Jumat (12/8). Dalam kesempatan ini, Megawati didampingi oleh Ahmad Basarah selaku Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua MPR RI.

Ahmad Basarah menjelaskan Medali Yobel untuk Megawati telah dipersiapkan sejak April lalu oleh pihak Kazakhstan, namun dapat disampaikan secara pribadi kepada Megawati.

Lebih lanjut, Basarah mengapresiasi Pemerintah Kazakhstan melalui Dubes Sarekenov atas upayanya mempersiapkan penghargaan ini.

"Pemberian Medali Yobel ini sekali lagi menjadi bukti sekaligus pengakuan negara-negara sahabat akan peran Ibu Megawati di pentas internasional, baik selama beliau memimpin Indonesia baik sebagai Presiden dan Wakil Presiden, maupun pada saat beliau sudah tidak lagi menjadi Presiden, kepemimpinan Bu Mega tetap dihormati dan diakui pemimpin-pemimpin dunia lainnya," ujar Basarah dalam keterangannya, Sabtu (13/8/2022).

Sementara itu, Megawati menyampaikan terima kasih atas penghargaan Medali Yobel yang diberikan pemerintah Kazakhstan.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya selaku pribadi, namun juga untuk bangsa dan rakyat Indonesia," tuturnya.

Megawati berharap ke depan persahabatan antara Indonesia dan Kazakhstan dapat meningkat, dan terus terjalin berlandaskan saling pengertian, kesepahaman, saling menghargai dan menguntungkan kedua belah pihak. Megawati pun mengaku siap berperan aktif dalam forum-forum dunia untuk menjaga perdamaian dunia demi kepentingan kemanusiaan.

Pada kesempatan tersebut, Dubes Kazakhstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov juga mengucapkan selamat atas bergabungnya Megawati dalam Aliansi Pemimpin Global untuk Keamanan Nuklir dan Dunia Bebas Senjata Nuklir (Global Alliance of Leaders for Nuclear Security and Nuclear Weapon-Free World).

Aliansi Pemimpin Global merupakan inisiatif dari para tokoh mantan presiden, perdana menteri, pimpinan negara, maupun pimpinan lembaga dunia yang prihatin akan penggunaan dan keamanan senjata-senjata nuklir di dunia.

Selain Megawati dan mantan Presiden Kazakhstan Nursutan Nazerbayev, beberapa yang telah bergabung antara lain Mohamed Elbaradei (Dirjen IAEA), Mahathir Muhammad (mantan PM Malaysia), Hamid Karzai (mantan Presiden Afghanistan), Yves Leterme (mantan PM Belgia), serta Jean Chretein (mantan PM Kanada).

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT