Menlu Ramos Horta Mundur
Minggu, 25 Jun 2006 18:25 WIB
Dili - Perkembangan politik Timor Leste makin tidak menentu. Menteri Luar Negeri yang merangkap Menteri Pertahanan Timor Leste, Ramos Horta, memilih mundur dari jabatannya. Pengunduran dirinya ini terkait masih bertahannya Perdana Menteri Mari Alkatiri, meski massa sudah mendesaknya mundur. Kepastian pengunduran diri Ramos Horta ini disampaikan Agio Perreira, juru bicara Presiden Xanana Gusmao. "Dia telah mengundurkan diri dari pemerintahan," kata Perreira kepada AFP, Minggu (25/6/2006). Saat ditanya mengapa Ramos Horta memilih mundur, Perreira mengatakan bahwa Horta telah mengecam Alkatiri. "Anda lebih baik tanya langsung ke dia (Horta)," kata Perreira. Seorang tentara yang berjaga di pintu gerbang rumah Horta juga membenarkan bahwa Horta mundur. Namun dia mengatakan, berita detil mengenai mundurnya Horta tidak akan dipublikasikan hari ini. Informasi yang berkembang, Horta mengundurkan diri setelah Alkatiri memastikan tidak mau mundur dari jabatan Perdana Menteri. Padahal, ribuan orang telah mendemo Alkatiri untuk memintanya mengundurkan diri. Tapi, Alkatiri menolak mundur karena partai yang berkuasa di Timor Leste, Fretilin, tetap mendukungnya. Presiden Xanana sebelumnya juga telah meminta Alkatiri mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas krisis yang terjadi. Bahkan, Xanana mengancam akan mengundurkan diri, bila parlemen tidak menyetujui tuntutan mundur untuk Alkatiri. Tapi akhirnya, meski Alkatiri menolak mundur hingga batas yang ditentukan Jumat (23/6/2006) lalu, Xanana akhirnya tetap juga tidak memilih mundur dari singgasana presiden. Sebab, ribuan orang turun ke jalan meminta agar Xanana tetap menjadi presiden di negara bekas provinsi Indonesia itu. Dengan mundurnya Horta, maka krisis Timor Leste belum ada tanda akan berakhir.
(asy/)











































