Dulu Ferdy Sambo Minta Publik Tak Berasumsi, Kini Ngaku Bohong

ADVERTISEMENT

Dulu Ferdy Sambo Minta Publik Tak Berasumsi, Kini Ngaku Bohong

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 12 Agu 2022 14:06 WIB
Apa Itu Yanma Polri? Tempat Dinas Baru Irjen Ferdy Sambo dkk
Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Pada kemunculan perdananya tersebut, Sambo menyampaikan dukacita atas meninggalnya Brigadir J. Saat itu dia sempat menyinggung Brigadir J dengan mengucapkan 'terlepas dari apa yang telah dilakukan Yoshua kepada istri dan keluarga saya'.

"Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri. Demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yoshua," katanya.

"Semoga keluarga diberikan kekuatan. Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Yoshua kepada istri dan keluarga saya," tambah Sambo.

Awalnya, Brigadir J disebut melakukan pelecehan terhadap istri Sambo, Putri Candrawathi. Teriakan Putri membuat Bharada E datang hingga terlibat adu tembak dengan Brigadir J.

Dia juga meminta publik tidak memberikan asumsi soal kasus itu.

"Selanjutnya saya harapkan kepada seluruh pihak-pihak dan masyarakat untuk terus bersabar dan tidak memberikan asumsi, persepsi, simpang siurnya peristiwa di rumah saya," kata dia.

4 Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J

Untuk diketahui, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya Brigadir J. Selain Ferdy Sambo, tiga tersangka lainnya ialah Bharada Richard Eliezer (RE), Brigadir Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM).

Dalam kasus ini, Bharada E disuruh Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Selain menyuruh, Irjen Ferdy Sambo juga diduga merekayasa kronologi kasus pembunuhan itu menjadi baku tembak.

Sementara Bripka RR dan KM berperan ikut membantu dan menyaksikan penembakan Bharada E terhadap korban. Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan.

Ferdy Sambo telah ditahan di Mako Brimob. Hari ini, dia diperiksa pertama kali setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir J.

Saat diambil berita acara pemeriksaan (BAP), Sambo mengaku merencanakan pembunuhan karena Brigadir J melakukan hal yang mencoreng martabat keluarga.


(jbr/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT