Perlu Diteliti, Anak Jenius Kok Tidak Lulus UN

Perlu Diteliti, Anak Jenius Kok Tidak Lulus UN

- detikNews
Minggu, 25 Jun 2006 12:03 WIB
Jakarta - Komnas Perlindungan Anak mensinyalir 80 persen siswa yang gagal Ujian Nasional (UN) adalah anak jenius. Lantas kenapa gagal? Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut faktor penyebabnya."Memang agak mengherankan juga kalau anak pinter kok sampai tidak lulus UN. Ini yang harus diteliti lebih lanjut," kata Ketua Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suhendro kepada detikcom, Minggu (25/6/2006).Keheranan Bambang ini dipicu oleh nilai UN yang rata-rata nasionalnya cukup tinggi. Berdasarkan data di Diknas rata-rata nasional nilai UN untuk pelajaran Bahasa Indonesia 6,57, Bahasa Inggris 6,12 dan mata pelajaran Matematika/Ekonomi/Bahasa 6,54."Misalnya dia pinter, kalau biasanya di atas rata-rata, kemudian di bawah rata-rata kan mestinya tidak jauh sekali. Kalau kemudian nilai dia di bawah 4,25 maka perlu dilakukan penelitian terhadap anak dan sekolahnya. Apa si anak sedang tidak fit saat ujian atau karena faktor lain," tukasnya.Kritik terhadap pelaksaan UN 2006 terus bergulir. DPR meminta pemerintah menggelar ujian ulang. Mendiknas berkelit dengan mengatakan masih menunggu hasil pengumuman UN SLTP. Para guru dan orangtua siswa lewat Komnas HAM dan Komnas Perlindungan Anak meminta agar UN jangan dijadikan satu-satunya syarat kelulusan. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads