Cuaca Buruk Hambat Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Sumut

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Sumut

- detikNews
Sabtu, 24 Jun 2006 23:50 WIB
Sibolga - Pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Surya Makmur Indah telah memasuki hari ketiga. Namun pencarian korban oleh tim SAR masih mengalami kesulitan akibat buruknya cuaca.KM Surya Makmur Indah tenggelam di sekitar 32 mil dari Sibolga menuju Nias, pada Kamis 22 Juni. Kapal ini mengangkut 134 penumpang dan 12 awak kapal.Sejumlah kapal yang yang dikerahkan untuk membantu pencarian pada Sabtu (24/6/2006), tidak berhasil menemukan satu korban pun.Data yang diperoleh dari Posko SAR di Sibolga menyebutkan, hingga kini korban yang berhasil diselamatkan berjumlah 95 orang. Ferry Duha (19), penduduk Medan, merupakan korban terakhir yang berhasil diselamatkan.Kapal Tanker MT Balongan milik PT Pertamina menemukan Ferry dalam keadaan terkatung-katung di tengah laut, Jumat pagi (23/6/2006), pukul 06.00 WIB.Ferry tiba di Sibolga pada malam harinya dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum FL Tobing, Sibolga, untuk menadpatkan perawatan intensif. Ferry saat ditemukan mengalami dehidrasi berat.Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga, Letnan Kolonel Laut Djaka Santosa menyatakan, cuaca di laut masih cukup buruk. Angin kencang menyebabkan gelombang hingga empat meter."Namun kita terus berupaya. Sesuai dengan ketentuan, upaya pencarian akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan," kata Djaka Santosa kepada wartawan di Sibolga, sekitar 349 kilometer dari Medan.Sementara di rumah sakit FL Tobing, Sibolga, sejumlah korban selamat masih dalam perawatan. Data yang diperoleh menunjukkan sebanyak 77 penumpang telah menjalani perawatan di rumah sakit ini. 16 Diantaranya masih menjalani rawat inap untuk memulihkan kesehatan.Sementara puluhan penumpang lainnya yang berdomisili di Kota Sibolga dan sekitarnya cukup menjalani rawat jalan.Di papan pengumuman rumah sakit ini juga ditempelkan daftar nama penumpang yang telah menjalani perawatan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah orang-orang yang mencari kerabat maupun keluarga mereka yang menjadi penumpang kapal naas tersebut. (fjr/)


Berita Terkait