ADVERTISEMENT

Partai Garuda Sentil Mahfud MD: DPR Diam Artinya Hormati Proses Hukum

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 10:46 WIB
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi
Foto: Partai Garuda
Jakarta -

Partai Garuda merespons pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md yang mempertanyakan 'sikap diam' DPR di tengah penyidikan kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Partai ini tak habis pikir dengan sikap Mahfud.

"Mahfud MD mempertanyakan sikap DPR yang diam atas kasus irjen Sambo, tentu aneh mempertanyakan hal ini, karena sikap DPR diam artinya menghormati proses hukum," ujar Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulis, Kamis (11/8/2022).

Teddy lantas mempertanyakan sikap Mahfud yang selama ini dinilai terlalu aktif dalam memberikan update mengenai perkara ini padahal masih ditangani oleh penyidik.

"Yang perlu dipertanyakan adalah sikap Mahfud MD yang terlalu berisik dan begitu berlebihan bahkan tampak melampaui kewenangan para penyidik," kata Teddy.

Teddy mengatakan Mahfud seharusnya bijak sebagai pemerintah, mencontohkan bagaimana menghormati hukum, bagaimana patuh atas praduga tak bersalah sebelum ada putusan pengadilan agar masyarakat bijak merespon. Presiden Jokowi, lanjut Teddy, sudah mencontohkan bagaimana merespon kasus ini dengan baik, bukan secara berlebihan.

"Makanya saya mempertanyakan, ada apa dengan Mahfud MD sehingga bereaksi berlebihan melampaui kewenangan aparat hukum? Apakah ada kepentingan politik atau motif-motif lain? Jika ingin menjadi pengacara, ya lepaskan jabatan menteri, jangan menggunakan jabatan tapi melakukan kerja pengacara," tutur Teddy.

"Biarkan hukum yang memutuskan, karena negara ini negara hukum, bukan negara asumsi, dimana hukum berdasarkan selera dan opini yang paling banyak," sambungnya.

Simak juga video 'Mahfud soal Kasus Brigadir J: Kata Firli, Kalau Nggak Terungkap Kebangetan':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT