Komnas Anak: 80% Siswa Tak Lulus UN Anak Jenius
Sabtu, 24 Jun 2006 12:25 WIB
Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) menerima 3.309 laporan siswa SMU yang tidak lulus Ujian Nasional (UN). Dari jumlah tersebut, 80 persennya masuk kategori anak jenius."Hingga hari ini dari 3.309 laporan yang masuk, baik dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, setelah kami kaji, 80 persen itu adalah anak-anak jenius yang tidak lulus UN," kata Sekjen Komnas Anak Arif Merdeka Sirait.Hal itu disampaikan Arif dalam obrolan Sabtu Ramako di Mario's Place, Kuningan, Jakarta, Sabtu (24/6/2006).Menurut Arif, penilaian jenius terhadap 80 persen siswa itu didasarkan atas data-data dan dokumen yang didapat Komnas Anak dari siswa. Mulai dari nilai rapor serta nilai hasil ujian harian.Arif menegaskan, jika UN ulangan tidak dilakukan, maka hal tersebut sama saja dengan mengadili anak-anak jenius tersebut."Mereka betul-betul belajar dengan sungguh-sungguh, tapi divonis sebagai anak malas. Ini tidak adil," katanya.Jika pemerintah memutuskan tidak ada UN ulangan, menurut Arif, sebaiknya mulai tahun depan pelajaran yang diajarkan ke siswa hanya mata pelajaran UN saja, yakni Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.Pada 27 Juni mendatang, Komnas Anak akan kembali mendatangi Depdiknas untuk memberikan fakta-fakta tersebut dan mendesak pemerintah menggelar UN ulangan.
(ir/)











































