ADVERTISEMENT

Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela

Vandy Yansa - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 17:01 WIB
Jakarta -

Jelang pilpres 2024 persaingan tiket Capres dan Cawapres mulai memanas di ruang partai politik. Salah satunya koalisi PKB - Gerindra yang memunculkan nama pasangan Prabowo - Cak Imin.

Peta politik koalisi partai menuju konstelasi Pilpres 2024 masih cair. Namun belakangan, sinyal-sinyal koalisi Gerindra dan PKB semakin hangat dan kuat.

Pasalnya sebelum dengan Gerindra, PKB sudah menjajaki pasangan partai bersama PKS dan Demokrat dalam Koalisi Semut, kemudian PPP, PAN, dan Golkar di tengah Koalisi Indonesia bersatu (KIB). Sayangnya, dari beberapa pendekatan itu, belum ada yang berjodoh kecuali dengan partai besutan Prabowo Subianto.

"Ternyata Gerindra dan PKB berkomunikasi dan akhirnya kelihatannya kalau bersama Gerindra ini lebih realistis dan lebih cepat untuk mencari pasangan dan memasangkan siapa presiden dan wakil presidennya," ujar Waketum PKB Jazilul Fawaid, Minggu (19/6) lalu.

Usai pertemuan antara keduanya, muncullah baliho bergambar Prabowo dan Gus Muhaimin di Tangsel yang disinyalir dibuat oleh relawan. Puncaknya Senin (8/8) kemarin, Gerindra dan PKB mendatangi KPU bersama-sama untuk melengkapi berkas verifikasi parpol.

"Insha Allah kita ini sudah ada titik temu dengan Gerindra. Ibarat orang mau kawin itu, sekarang baru jadian, setelah jadian ta'aruf. Setelah ta'aruf nanti lamaran, setelah lamaran nanti peresmian, akad nikah," kata Cak Imin sebagaimana dalam video yang diberikan Ahmad Dhani.

Meski pendaftaran Pilpres 2024 masih lama, nama Prabowo masuk tiga besar dalam survei capres dan cawapres potensial. Kabar Prabowo ingin maju pilpres sampai ke telinga Presiden Joko Widodo dengan memberikan restu. Lalu, apakah ini dapat diartikan sebagai sinyal kuat Jokowi mendukung Prabowo di Pilpres 2024? Ketum Relawan Projo Budi Arie pun tak mau berspekulasi terkait isu ini.

"Kalau Projo, tegak lurus ikut perintah Jokowi. Siapa pun yang didukung Pak Jokowi pasti kita dukung," pungkasnya.

Lalu bagaimana nasib koalisi partai? Apakah duet Gerindra-PKB hanya gimmick pendongkrak elektabilitas? Malam ini adu perspektif membahas topik tersebut dengan tajuk Detik Pollster Club: 'Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela' Menghadirkan narasumber Adi Prayitno (Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia), Ahmad Khoirul Umam (Direktur Eksekutif Indostrategic), Ray Rangkuti (Pendiri Lingkar Madani, Daniel Johan Ketua DPP PKB, Achmad Baidowi (Politisi PPP), Effendi Simbolon (Politikus PDI Perjuangan), dan Rizki Aljupri (Politisi PAN). Saksikan Adu Perspektif secara langsung di channel Youtube serta web detikcom Rabu (10/8/2022) pukul 19.30 WIB.

(ed/ids)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT