ADVERTISEMENT

detik's Advocate

Ambil Sumpah Advokat Peradin, Ketua PT Banten Minta Jaga Integritas

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 08:38 WIB
Sumpah Advokat Peradin
Pengambilan sumpah advokat anggota Peradin oleh Ketua PT Banten. (Dok. detikcom)
Jakarta -

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Banten Charis Mardiyanto mengambil sumpah anggota Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) menjadi advokat. Charis mengingatkan para advokat untuk tetap teguh memegang prinsip dan tidak menyuap siapa pun untuk memenangkan perkara.

"Sejalan dengan lafal sumpah, kami berpesan kepada para advokat yang baru saja kami sumpah, renungkan dan hayati makna sumpah yang saudara baca. Hakikat sumpah mengandung tanggung jawab kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa," kata Charis dalam acara pengambilan sumpah advokat di kantornya, Selasa (9/9/2022) kemarin.

Salah satu lafal sumpah yang dibacakan calon advokat tersebut adalah:

Bahwa saya dalam melaksanakan tugas dan profesi di dalam atau di luar pengadilan, tidak akan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada hakim, pejabat pengadilan atau pejabat lainnya, agar memenangkan perkara atau menguntungkan bagi perkara klien yang sedang atau akan saya tangani.

Ikut diambil sumpahnya dalam acara itu adalah tokoh pergerakan antikorupsi, Boyamin Saiman.

"Karena sumpah merupakan komitmen dan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa yang tidak pantas dinodai apalagi diingkari," ucap Charis.

Sumpah Advokat Peradin

Karena itu, Charis berpesan agar lafal sumpah ini menjadi rambu-rambu utama sebagai pegangan dan mengemban tugas sebagai penegak hukum, di samping harus tetap memegang teguh kode etik advokat

"Apabila saudara memegang teguh kode etik advokat tersebut, niscaya saudara-saudara dapat mengemban amanah ini dengan baik,"kata Charis berpesan.

Charis menyatakan saat ini terjadi persaingan antar advokat. Oleh sebab itu, perlu kualitas dan profesionalitas.

"Citra dan wibawa para penegak hukum tidak lepas dari peran serta para advokat. Advokatlah yang terjun dan bersentuhan langsung dari masyarakat," kata Charis.

Sumpah Advokat Peradin

Selain itu, Charis menyatakan advokat merupakan bagian dari aparat penegak hukum yang bisa langsung terjun ke masyarakat. Oleh sebab itu, advokat perlu menjaga citra dan wibawa hukum, salah satunya tidak menyuap aparat dan bertindak curang lainnya.

"Agar mempunyai integritas dan idealisme yang tinggi, tidak mudah larut akan godaan, tidak mudah menyerah atas segala tantangan, tingkatkan dan kedepankan profesionalisme ini," pesan Charis.

Sebelum penyumpahan, anggota Peradin yang disumpah dilantik terlebih dahulu pada Senin (8/9). Pelantikan anggota tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Peradin (BPP Peradin Banten) Firman Wijaya yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal BPP Peradin, Hendrik, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten yang diwakili Asisten Intel, Mutaqin Harahap, beserta para pengurus BPW PERADIN Provinsi Banten, BPC Kabupaten Tangerang, BPC Kota Tangerang dan tamu undangan lainnya.

Sumpah Advokat Peradin

"Berdirinya Peradin sendiri didasari oleh para tokoh ahli hukum yang melihat banyak kejanggalan persoalan hukum di pengadilan, sehingga para ahli hukum sepakat akan membela yang tertindas dalam kasus hukum di negara Republik Indonesia sebagai negara atas hukum. Prinsip seorang advokat adalah memperjuangkan demi tegaknya keadilan. Kepada para advokat, harus terus berjuang semaksimal mungkin dalam menegakkan keadilan hukum, hingga menjadi advokat yang andal dan dipercaya oleh masyarakat," kata Hendrik.

(asp/asp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT