LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Butuh Layanan Psikiatri, Bukan Psikolog

ADVERTISEMENT

LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Butuh Layanan Psikiatri, Bukan Psikolog

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 22:41 WIB
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi
Wakil Ketua LPSK Edwin (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah melakukan asesmen yang pertama kepada istri Irjen Ferdy Sambo hari ini. Dikatakan kondisi PC masih terlihat trauma meski LPSK sudah mendapat sejumlah keterangan.

"Saya mendapat laporan memang masih tampak terguncang, masih ada situasi psikis yang belum stabil. Kadang masih menangis, masih sulit untuk berbicara," papar Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi di kantor LPSK, Selasa (9/8/2022).

Edwin mengatakan ada kemungkinan Ibu P diberikan layanan psikiatri. Dilihat dari kondisinya, istri Irjen Ferdi Sambo itu membutuhkan rehabilitasi medis.

"Tampaknya memang Ibu P membutuhkan layanan psikiatri, bukan layanan psikolog lagi. Yang dibutuhkan layanan psikiatri, artinya sebaiknya memang Ibu P melakukan layanan psikiatri ke dokter, ya psikiater," tutur Edwin.

"Kalau secara penampakan, terlihat adanya depresi. Tapi depresinya kenapa itu buat kami juga masih belum tahu karena sejauh ini belum ada penjelasan yang terang," sambungnya.

Menurut Edwin, ada permintaan bantuan rehabilitasi medis yang disampaikan oleh istri Irjen Ferdy Sambo itu. Saat asesmen disebut hanya ada tiga orang yang terlibat.

"Tadi (asesmen) ada psikolog dan psikiater, jadi ada dua orang. Psikiater kan itu dokter ya, karena ada permohonan bantuan rehabilitasi medis yang disampaikan oleh Ibu P selain rehabilitasi psikologis. Jadi kami menghadirkan psikiater dan psikolog, jadi prosesnya antara psikiater psikolog dan Ibu P saja," tuturnya.


Untuk diketahui, kondisi Putri saat melakukan asesmen disebut belum siap untuk memberi keterangan. Kondisi psikologis istri Irjen Sambo itu masih trauma.

"Kondisi masih seperti biasa, dalam hal ini masih dalam kondisi belum begitu siap untuk memberikan keterangan," papar juru bicara LPSK Rully Novian.

Rully menyebut pihaknya memperoleh keterangan dari Putri. Meski demikian, pihaknya mengatakan belum mendapatkan informasi secara utuh.

"Ada (keterangan), kita sebetulnya sampai saat ini belum mendapatkan informasi yang utuh, keterangan apa yang dia miliki, yang langsung dari dia bukan dari sumber lainnya," ungkapnya.

Rully mengatakan LPSK akan memutuskan hasil asesmen Putri dalam waktu dekat. Sebab, permohonan permintaan perlindungan Putri memiliki masa tenggat.

"Karena ada keterbatasan waktu, tentu akan kami putuskan segera mungkin. Tidak mungkin juga kita mengikuti terus seperti ini, kan permohonan itu sifatnya sukarela, voluntary. Kalau sudah habis tenggatnya, kita putuskan berdasarkan hasil yang kita terima," sambungnya.

(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT