ADVERTISEMENT

Penyebab 6 WNI Bertahan di MV Sky Fortune Meski Tak Digaji 7 Bulan

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 21:57 WIB
MV Sky Fortune, kapal yang memuat 6 WNI. Mereka telantar selama 7 bulan tanpa gaji dengan kondisi mengkhawatirkan. (Dok Istimewa)
MV Sky Fortune, kapal yang memuat 6 WNI. Mereka telantar selama 7 bulan tanpa gaji dengan kondisi mengkhawatirkan. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Enam warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) MV Sky Fortune tidak digaji selama tujuh bulan. Penyebabnya adalah kapal itu menabrak karang di lautan sehingga muatan kapal itu menjadi basah.

MV Sky Fortune, kapal berbendera Panama, kini berada di perairan Tabaco, Filipina. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila menjelaskan keberadaan enam WNI itu di kapal. Mereka berada di kapal tanpa gaji selama tujuh bulan bukan karena mereka ditahan, namun mereka memilih bertahan karena bertanggung jawab atas insiden menabrak karang tersebut.

"Mereka tidak ditahan di kapal. Saat ini mereka memilih tetap berada di kapal karena turut bertanggung jawab terhadap keberadaan kapal dan masih menunggu penyelesaian sengketa antara pemilik kapal dan penerima barang terkait gagal terima muatan akibat kapal menabrak terumbu karang serta penyelesaian gaji," kata Pelaksana Fungsi Sosial Budaya KBRI Manila Rahma Juwita kepada detikcom, Selasa (9/8/2022).

Penahanan yang dilakukan otoritas setempat adalah penahanan terhadap kapal (warrant), bukan terhadap kru ABK kapal itu. Namun para ABK bertahan untuk menjaga keselamatan kapal tersebut.

Lantas bagaimana soal hak gaji mereka yang belum dibayar selama tujuh bulan?

"Terkait pembayaran hak-hak yang belum dibayarkan, semua penyelesaian sangat bergantung pada pihak pemilik kapal yang berada di luar Filipina, yang hingga saat ini sedang diupayakan," kata Rahma Juwita.

Masalah yang dialami enam WNI di kapal MV Sky Fortune ini sempat viral lewat cuitan anak salah satu kru kapal itu, namanya May. Anak kru kapal itu mencuit lewat akun Twitter @maimeichil, 3 Agustus lalu.

Mereka bekerja di MV Sky Fortune mulai 5 Januari 2022, namun pada 19 Januari, kapal itu menabrak karang. Muatan beras di dalam kapal terendam. Kru kapal dari Indonesia disalahkan dan tidak dibayarkan gajinya.

Kapal tersebut memuat 17 orang, ada warga Filipina, Myanmar, dan utusan perusahaan dari China. "Semua kru dari negara lain mendapat gaji, kecuali kru Indonesia," kata May.

Para WNI itu hidup di kapal yang parkir itu selama tujuh bulan. Mereka menghadapi masalah air bersih. Penyakit mulai menghinggapi. Kabar terbaru, ada satu awak kapal WNI yang sakit.

MV Sky Fortune, kapal yang memuat 6 WNI. Mereka telantar selama 7 bulan tanpa gaji dengan kondisi mengkhawatirkan. (Dok Istimewa)MV Sky Fortune, kapal yang memuat 6 WNI. Mereka telantar selama 7 bulan tanpa gaji dengan kondisi mengkhawatirkan. (Dok Istimewa)

Para WNI itu tidak bisa keluar kapal kapan pun karena kapal itu tidak lagi bersandar di dermaga, melainkan lego jangkar di tengah lautan. Sempat sekali waktu kapal bersandar di dermaga, namun kapal diusir warga karena kapal itu menguarkan bau akibat muatan beras yang basah oleh air laut dan minyak.

"Mereka sempat sandar seminggu, setelah itu kembali lagi ke tengah laut. Soalnya, warga protes akan bau yang ditimbulkan dari kapal, karena beras itu rusak terendam air dan minyak, makanya bau," kata May.

Simak juga 'Menlu: Penipuan Kerja di LN Meningkat, Ratusan WNI Jadi Korban':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT