Jadi Ratu Waria Demi Mendapat Pengakuan Ibu
Sabtu, 24 Jun 2006 00:29 WIB
Jakarta - Pemilihan Ratu Waria 2006 menunjukkan pergulatan para waria untuk mendapatkan pengakuan, terutama dari keluarga. Vera, salah seorang kontestan Ratu Waria 2006 memiliki keinginan terbesar untuk berterus terang kepada orangtuanya.Selama ini, Vera hanya bisa berterus terang kepada paman dan adik sepupunya saja. Padahal, selama ini Ibunya adalah orang yang sangat dekat dengannya. Dengan meraih hasil positif di acara pemilihan ini, Vera berharap dapat menjadi jalan baginya untuk berterus terang terhadap ibunya."Saya sih belum memberitahu Ibu saya tapi sepertinya sih dia sudah tahu, ya namanya juga naluri seorang ibu. Sepertinya kami berdua sama-sama saling menunggu saat yang tepat," jelas Vera yang ditemui di tengah-tengah acara audisi yang diselenggarakan di Auditorium Ruang Serba Guna Aula Budaya TMII, Jakarta, Jumat (23/06/2006).Vera yang bekerja sebagai make-up artist ini, mulai merasakan kewariaan-nya saat kuliah semester II. Dia mengambil keputusan untuk menjadi seorang waria saat masuk ke dunia entertaintment sekitar tahun 1999. Oleh karena itu sebelum menjadi waria ia pernah memiliki seorang kekasih yang berjenis kelamin wanita."Saya pernah bertemu dengan mantan kekasih saya itu, ya ia cuma mengucapkan keheranannya saja melihat saya sekarang ini," ujarnya dengan tersenyum.Seluruh peserta pemilihan tersebut dinyatakan lolos melalui babak awal di hari pertama. Hal itu semakin mendekatkan Vera menuju final Pemilihan yang akan digelar hari Minggu tanggal 25 di Teater Tanah Airku TMII. Yang terpenting, Vera nanti dapat berterus terang kepada ibundanya tercinta.
(fay/)











































