Cuaca Buruk, Pesawat SAR Tidak Bisa Pulang ke Sibolga
Jumat, 23 Jun 2006 22:51 WIB
Sibolga - Pesawat Casa U-612 TNI AL yang mencari korban Kapal Motor (KM) Surya Makmur Indah di Sibolga, terganggu cuaca buruk. Pesawat tidak bisa kembali ke Sibolga dan bertahan di Bandara Binaka, Nias.Pesawat Casa ini dipiloti Lettu Lukman dan co pilot Lettu Said. Mereka berangkat dari Bandara Pinangsori, Tapanuli Tengah, Jumat (23/6/2006) sekitar pukul 14.00 WIB.Pesawat ini memantau dari udara di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Pesawat itu juga ditumpangi 13 orang lainnya yakni anggota tim SAR, dan sejumlah reporter untuk kepentingan pengambilan gambar.Pengelilingan pertama tidak ada masalah, pesawat melihat 2 penumpang kapal. Satu penumpang menggunakan pelampung oranye, yang lain di atas sebuah papan berwarna biru sambil melambaikan kain putih ke arah pesawat.Sayangnya, ketika pesawat kembali berputar, kedua korban tidak lagi terlihat. Selanjutnya informasi itu disampaikan ke posko SAR di Pangkalan TNI AL (Lanal) Sibolga.Setelah satu jam lebih di udara, pesawat berencana kembali ke Bandara Pinangsori, tetapi cuaca memburuk. Hujan deras dan jarak pandang kurang dari 100 meter."Akibatnya pesawat langsung ubah haluan ke Bandara Binaka, Nias," kata Ajat Sudrajat Hasibuan, salah seorang penumpang pesawat, kepada detikcom.Pesawat mencapai Bandara Binaka sekitar pukul 16.00 WIB. Penumpang dan awak menginap di Mess Angkatan Laut yang ada di dekat bandara. "Mudah-mudahan besok sudah bisa berangkat kembali ke Pinangsori," kata Sudrajat.
(fay/)











































