Tidak Ada Indikasi Kebocoran UN di DKI Jakarta

Tidak Ada Indikasi Kebocoran UN di DKI Jakarta

- detikNews
Jumat, 23 Jun 2006 20:05 WIB
Jakarta - Pembocoran soal adalah masalah yang kerap mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Di DKI Jakarta, indikasi tersebut tidak ditemukan. Yakin nih?"Alhamdulilah sampai saat ini kita tidak menemukan indikasi itu. Jadi penyelenggaraan di DKI Jakarta itu tidak ada yang bocor," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Menengah Tinggi DKI Jakarta, Margani M Mustar kepada detikcom, Jumat (23/06/2006).Pemerintah DKI Jakarta menurutnya tidak akan melakukan penyelidikan atas pelaksanaan UN tahun ajaran 2005/2006. Pasalnya, hingga saat ini mereka belum menerima laporan kebocoran UN."Apa yang mau diselidiki? Kan memang tidak ada laporan. Ya semoga memang tidak ada," ungkapnya.Margani mengakui, pernah ada satu isu kebocoran yang terjadi di satu sekolah. Namun, setelah diperiksa ternyata kebocoran itu palsu. Menurut Margani, UN adalah rahasia negara."Siapa yang membocorkan akan dipidana, bukan hanya sanksi administratif," lanjut Margani.Mengenai ujian susulan yang tidak diselenggarakan pemerintah, Margani mengatakan semua itu sudah menjadi kesepakatan. "Tahun ajaran 2005/2006 memang disepakati UN hanya dilakukan 1 kali. Yang tidak lulus dapat mengulang tahun depan," jelasnya.Margani mengingatkan masih ada alternatif untuk siswa yang tidak lulus. Mereka dapat mengikuti Kejar Paket C. "Itu jalur non formal tapi setara dengan SMA. Siswa yang tidak lulus dapat memanfaatkan itu jika tidak sabar menunggu tahun depan," usulnya. (fay/)


Berita Terkait