ADVERTISEMENT

BRIN: Kebun Raya Bogor Tak Koleksi Tanaman Bahan Pembuat Kokain

M Solihin - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 14:47 WIB
Polisi Cek Info Tersangka Dapat Biji Kokain di Kebun Raya Bogor, Ini Hasilnya
Kondisi pohon Erythroxylum novogranatense di Kebun Raya Bogor yang sudah kering dan mati. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) buka suara terkait adanya pengakuan tersangka SSD (51) yang mengaku mendapat biji koka dari Kebun Raya Bogor (KRB). BRIN menyebut tanaman yang dikoleksi Kebun Raya Bogor berbeda dengan yang disebut oleh tersangka.

"Pemberitaan yang menyebutkan bahwa bibit koka berasal dari KRB perlu diluruskan, mengingat koleksi yang ada di KRB adalah Erythroxylum novogranatense, bukan koka (Erythroxylum coca)," kata Kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangannya, Selasa (9/8/2022).

BRIN menegaskan tanaman koleksi yang ada di Kebun Raya Bogor berjenis Erythroxylum novogranatense dan bukan Erythroxylum coca atau koka yang jadi bahan untuk membuat kokain, seperti yang disebutkan salah satu tersangka kasus narkoba yang ditangani Polda Metro Jaya.

"Berdasarkan data di bagian registrasi, tanaman ini (Erythroxylum novogranatense) berasal dari Hort. d'Ela Congo Belge, diterima di KRB sejak tanggal 29 November 1927 dan ditanam di vak. XV.J.B.VI.7. Tanaman ini kemudian diperbanyak dan ditanam di Vak XV.J.B.VI.18. pada 20 Januari 1978. Tanaman koleksi tersebut mati terkena hama di KRB tahun 2022," tuturnya.

Sesuai Peraturan Presiden No. 93 Tahun 2011, Kebun Raya Bogor merupakan kawasan konservasi tumbuhan secara eks situ yang memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk tujuan kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan.

Koleksi tumbuhan yang terdokumentasi dikelola oleh Bidang Registrasi yang mencatat setiap tumbuhan koleksi sejak penanaman (asal bibit, tahun tanam, lokasi penanaman, identitas bibit dan jumlah), masa pertumbuhan (pembungaan, pembuahan, perbanyakan) hingga mati (penyebab, tahun).

Bidang Registrasi juga yang mengeluarkan izin jika ada permintaan material tanaman/bibit hasil perbanyakan tumbuhan koleksi KRB untuk tujuan penelitian maupun tukar menukar benih dengan kebun raya lain. Sebagai bagian dari jejaring kebun raya internasional, KRB memiliki program seed exchange dengan kebun raya-kebun raya lainnya di dunia.

Lebih lanjut, Laksana mengatakan, untuk menjaga koleksi, pihak Kebun Raya Bogor juga sudah mengantisipasi dengan aturan yang harus ditaati oleh setiap pengunjung.

"Mengganggu tanaman koleksi, baik memetik, mengambil material biji atau buah dianggap sebagai tindakan ilegal," katanya.

Sebelumnya, tersangka SSD mengaku mendapatkan biji koka ini dari Kebun Raya Bogor. Dia kemudian memperbanyak biji koka itu dan mengekspornya ke luar negeri.

Tersangka SSD ditangkap tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Saat ini ia ditahan di Polda Metro Jaya.

(mea/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT