Tolak Ujian Ulang, Wapres Tidak Memahami Persoalan
Jumat, 23 Jun 2006 16:59 WIB
Jakarta - Pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang tidak akan menggelar ujian ulang bagi siswa yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) menuai kritik. Pernyataan itu menunjukkan Wapres tidak memahami persoalan.Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR dari FKB Masduki Baidlawi kepada detikcom, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/6/2006)."Itu sangat tidak bijaksana. Ia sangat tidak mengerti dan tidak memahami situasi dan kondisi masyarakat," kata Masduki.Dia meminta kepada Presiden SBY tidak membiarkan Wapres mengendalikan kebijakan-kebijakan strategis seperti pendidikan, karena selama ini Mendiknas terkesan lebih takut dan patuh kepada Wapres."Saya juga tidak mengerti, kenapa Diknas tidak berdaya di hadapan Wapres. Saya meminta Presiden jangan membiarkan Wapres lebih dominan dalam hal-hal strategis seperti pendidikan," ujarnya.Menurut Masduki, Komisi X akan terus mendesak agar pemerintah menggelar ujian ulang bagi siswa yang tidak lulus, karena sangat tidak fair jika ujian ulang tidak dilakukan hanya karena alasan arogansi. Apalagi negara belum berbuat apa-apa terhadap mutu guru dan sarana.Masduki meminta Wapres menginvestigasi langsung persoalan-persoalan seperti kecurangan yang terjadi pada UN 2006 sehingga Wapres tidak memberikan komentar yang tidak memiliki dasar."Dia tidak tahu di balik keberhasilan ujian kemarin. Dia harus lihat dan investigasi," cetusnya.
(san/)











































