ADVERTISEMENT

3 Kali Jokowi Minta Kasus Brigadir J Dibuka Apa Adanya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 11:48 WIB
Jokowi
Presiden Jokowi (Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tiga kali berbicara mengenai kasus kematian Brigadir J. Jokowi pun meminta agar kebenaran diusut sampai tuntas.

Jokowi juga kembali mengingatkan pengungkapan kasus ini semata-mata untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Polri. Jokowi juga meminta pengungkapannya tidak ragu-ragu.

Dirangkum detikcom, Selasa (9/8/2022), berikut ini beberapa pernyataan Jokowi terkait kasus Brigadir J:

12 Juli

Pertama kali Jokowi bicara tentang kasus Brigadir J ini saat di Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7). Meski bicara singkat, Jokowi meminta proses hukum dilakukan. Saat itu, belum ada tersangka dalam kasus ini.

"Ya proses hukum harus dilakukan," kata Jokowi kepada wartawan saat itu.

21 Juli

Kemudian yang kedua, Jokowi berbicara saat kunjungan kerja di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kesempatan itu, jokowi meminta kasus Brigadir J diungkap secara terang benderang dan tidak ditutup-tutupi.

"Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan. Sudah!" kata Jokowi di akun YouTube Sekretariat Presiden pada 21 Juli 2022.

Saat itu, Jokowi mengatakan bahwa hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Ia ingin kepercayaan publik terhadap Polri dijaga.

"Itu penting untuk agar masyarakat tidak ada keragu-raguan terhadap peristiwa yang ada ini. Ini yang harus dijaga. Kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga," tuturnya.

Simak video 'Jokowi Bicara Kasus Brigadir J: Usut Tuntas, Jangan Ragu & Ditutupi!':

[Gambas:Video 20detik]



Apa pernyataan terbaru Jokowi? Baca halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT