Korban Lumpur: Ical Harus Datang dan Minta Maaf

Korban Lumpur: Ical Harus Datang dan Minta Maaf

- detikNews
Jumat, 23 Jun 2006 16:04 WIB
Sidoarjo - Mendatangi lokasi bencana termasuk salah satu kerjaan Menko Kesra. Tapi Aburizal Bakrie (Ical) tak kunjung datang ke kawasan semburan lumpur panas di Porong, Sidoarjo.Apalagi ternyata Lapindo Brantas Inc milik keluarga Bakrie terkait musibah yang terjadi di lokasi pengeboran perusahaan eksplorasi minyak dan gas tersebut. Ical pun dituntut minta maaf."Kami mau Pak Menko Kesra menemui warga dan meminta maaf secepatnya," cetus Rini (38), warga RT 20 RW 02, yang ditemui di Balai Desa Reno Kenongo, Porong, Sidoarjo, Jumat (23/6/2006).Warga juga mengeluhkan persoalan pemberian ganti rugi yang tak kunjung mengucur. "Kami juga menuntut agar Lapindo segera memberikan ganti rugi, karena musibah ini bukan bencana alam," ujarnya.Rini yang rumahnya terendam lumpur setinggi 1,5 meter ini menyesalkan lambatnya penanganan bantuan yang dilakukan Lapindo dan pemerintah. Menurutnya, bantuan yang telah diterima warga hanya berupa selimut, kasur busa tipis dan makanan."Bantuan uang sebesar Rp 3.000 per jiwa setiap hari selama 2 bulan seperti yang dijanjikan belum juga kami terima," imbuhnya.Tak hanya itu, Rini juga menyesalkan tindakan Lapindo saat menggunakan sawah miliknya seluas 2,5 hektar sebagai tempat penampungan lumpur. Tanpa meminta izin, Lapindo langsung menggunakan alat berat dan membuat tanggul."Saya kecewa karena sawah saya tiba-tiba dijadikan tempat penampungan lumpur, bahkan tidak ada pemberitahuan dan ganti rugi soal itu," protesnya. (ndr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads