ADVERTISEMENT

Gerindra: Prediksi Jakarta Tenggelam Sudah Diingatkan 15 Tahun Lalu

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 07:44 WIB
Sekretaris Komisi D DPRD DKI darri fraksi Gerindra Syarif
Syarif (Foto: Dok. DPRD DKI)
Jakarta -

PAM Jaya mengatakan 90 persen wilayah Jakarta diprediksi akan tenggelam tahun 2050 karena salah satu penyebabnya tingginya penggunaan air tanah. Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta fraksi Gerindra Syarif mengatakan prediksi Jakarta tenggelam sudah diingatkan sejak 15 tahun lalu.

"Yang pertama saya ingin katakan prediksi itu sudah lama ya diingatkan 15 tahun yang lalu. Banyak faktor yang menyebabkan DKI itu terancam tenggelam, ada pemanasan global, penurunan permukaan tanah, sekarang penggunaan air tanah yang tak terkendali sehingga merusak struktur tanah sehingga terjadi penurunan tanah, sehingga Jakarta kalau dilihat tepi pantai itu sudah di bawah pantai, sehingga ada upaya misalnya membuat tanggul," kata Syarif kepada wartawan, Senin (8/8/2022) malam.

Syarif kemudian menyinggung penggunaan air tanah yang tak terkendali. Dia lalu mengajak semua pihak untuk sadar dan mencari solusi terkait penggunaan air tanah yang berlebih itu.

"Berkaitan dengan penggunaan air tanah yang tidak terkendali toh isu itu sudah lama dan saya berpendapat harus segera sama-sama semua pihak sadar yuk kita mulai urai masalahnya, mengambil action plan yang cepat sehingga tidak tambal sulam ya, secara sistematis," kata dia.

Minta PAM Jaya Siapkan Pipanisasi

Guna mencegah penggunaan air tanah yang berlebihan itu, Syarif meminta PAM Jaya untuk melakukan program pipanisasi. Sehingga, kata dia, warga bisa menjangkau persediaan air bersih.

"Ke depan kita harapkan memang PAM Jaya untuk menyediakan pipanisasi air PAM yang cukup menjangkau itu, kemudian orang tidak menggunakan air tanah," tutur dia.

Prediksi DKI Tenggelam

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menyoroti tingginya penggunaan air tanah yang cukup besar di wilayah DKI Jakarta. Arief menjelaskan 90 persen wilayah Jakarta khususnya di bagian utara diprediksi akan tenggelam pada 2050. Hal itu terjadi lantaran penggunaan air tanah yang tidak segera diselesaikan.

"Ada beberapa isu yang juga menjadi salah satu juga menjadi bagian dari tantangan PAM Jaya, di mana penurunan atas muka dari tanah itu sendiri dilansir oleh BBC di mana Jakarta yang kemudian saat ini akan bisa tenggelam dalam waktu yang tidak lama lagi ketika memang ini terus berlangsung," jelas Arief, Senin (8/8).

"Dan prediksinya di tahun 2050 diprediksikan 90 persen dari wilayah Jakarta terutama di bagian utara itu akan bisa juga kemudian tenggelam karena budaya atau kemudian penggunaan air yang kemudian tidak segera diselesaikan dan terus mengambil air dari tanah yang memang semakin seeking pastinya," ucapnya.

Lihat juga video 'Kawasan Muara Baru Jakut Diprediksi Tenggelam pada 2050':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT