Kapolda Janji Atasi Ormas Anarkis dengan Persuasif
Jumat, 23 Jun 2006 15:10 WIB
Jakarta - Ulah organisasi massa (ormas) yang meresahkan masyarakat semakin membebani pemerintah. Namun polisi tidak ingin bertindak gegabah untuk mengatasinya. Cara-cara persuasif dijanjikan akan dilakukan."Kita adakan pencegahan. Dan kita lakukan pendekatan dengan ormas yang ada pelaku anarkisnya, menanyakan apa sih latar belakang melakukan tindakan anarkis itu," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (23/6/2006).Menurut Adang, pendekatan persuasif dipakai untuk mencegah ormas-ormas itu melakukan tindakan anarkis lebih jauh. "Didekati supaya jangan sampai melakukan lagi," imbuh Adang.Mengenai keluhan masyarakat tentang premanisme yang dilakukan ormas-ormas, Adang berjanji melakukan penyelidikan jika hal itu berkaitan dengan hukum."Istilah preman itu istilah masyarakat. Istilah hukum itu pemerasan, pemalakan, dan sebagainya. Jika ada fakta hukum, kita akan sidik," janji Adang.Adang juga berjanji untuk tetap melanjutkan program-program yang diwariskan dari pejabat Polda Metro Jaya sebelumnya."Kita akan tetap fokus terhadap kejahatan jalanan, kejahatan dengan kekerasan, radikalisme, premanisme dan anarkisme," jelas mantan Deputi Operasi Kepala Polri ini.
(ahm/)











































