ADVERTISEMENT

Kritik Keras bagi Hanson Senator Australia Hina Bali

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 07:40 WIB
Tangkapa layar Senator Australia Pauline Hanson yang menyebut kotoran sapi bertebaran di jalanan Bali
Senator Australia Pauline Hanson. (Foto: ist)
Jakarta -

Senator Australia Pauline Hanson menyinggung kotoran sapi bertebaran di jalanan Bali. Kemlu RI mengkritik keras Hanson.

Pernyataan Hanson soal Bali viral di media sosial. Hanson dalam video yang viral itu menyebut kotoran sapi bertebaran di jalanan Bali. Hanson juga mengungkapkan kekhawatirannya soal WN Australia bisa menularkan penyakit mulut dan kuku (PMK) setelah dari Bali.

"Bali berbeda dengan negara lain," ujar Hanson.

Lalu Hanson menyebut sapi di Bali bebas dilepasliarkan di jalan. Menurutnya, kotoran sapi bertebaran di jalan.

"Kotoran sapi bertebaran, dan orang berjalan di atasnya, dan terbawa di pakaiannya, dan orang itu kembali ke negara ini (Australia)," jelas Hanson berapi-api.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno murka atas penyataan Hanson. Sandiaga mengingatkan untuk tidak menghina Bali.

"Apa yang disampaikan seorang senator Australia @senatorpaulinehanson ini tidak berdasar pada fakta. Secara tegas dan lugas saya sampaikan untuk jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisatanya Indonesia," tulis Sandiaga, dalam akun Instagram pribadinya, Sabtu (6/8/2022).

Sandiaga menyebut Bali sudah bangkit di tengah kasus COVID-19 yang melandai. Lapangan pekerjaan di Bali sudah terbuka lebar.

Dia meminta Hanson tidak mengganggu ketenangan serta kepulihan ekonomi Bali dengan ucapan-ucapan yang tidak benar.

"Oiya, fyi... Bali bukanlah negara... pasti dulunya bukan anak IPS. Lain kali dicek dulu ya di mbah google. Matur suksma," jelas Sandiaga.

Wagub Bali Nilai Hanson Tendensius

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace menyebut apa yang disampaikan dalam pidato tersebut tak berdasar. Cok Ace menilai Hanson berlebihan.

"Itu kelihatannya terlalu berlebihan atau tendensius sekali. Artinya, apa yang disampaikan sama sekali tidak ada dan tidak seperti itu. Masyarakat kita, jangankan di kota, di desa, dan di gunung pun ketika mereka memelihara sapi itu ditempatkan di kandang dan diikat. Tidak ada sama sekali sapi yang dilepasliarkan," kata Cok Ace, dilansir detikBali, Minggu (7/8/2022).

Cok Ace menduga Hanson tidak pernah berkunjung ke Bali. Sebab, dalam pidatonya, yang bersangkutan menyebut Bali sebagai sebuah negara.

"Jadi, apa yang disampaikan senator itu saya pikir jangan-jangan mereka tidak pernah ke Bali atau mungkin daerah lain yang dilihat seperti itu. Buktinya, Bali disebut suatu negara, ini berarti kan mereka sangat tidak tahu tentang kondisi Bali. Jadi kami sayangkan statement tersebut," ucapnya.

Dia mengatakan pernyataan Hanson tak akan berdampak besar pada trafik kunjungan pariwisata Bali. Sebab, telah banyak prestasi yang diraih Bali selama ini.

"Berpengaruh pada pariwisata mungkin kecil karena berita baik tentang Bali dan prestasi Bali banyak sekali. Kalaupun ada satu orang (senator Australia) yang mengatakan begitu, saya kira wisatawan lain tidak serta-merta percaya. Lalu, kalau kita lihat tren kunjungan wisatawan dari hari ke hari juga terus meningkat," ungkapnya.

Simak Video 'Heboh Senator Australia Sebut Jalanan Bali Penuh Kotoran Sapi':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT