Ribuan Pendemo Tuntut PM Timor Leste Mundur
Jumat, 23 Jun 2006 12:29 WIB
Dili - Desakan mundur bagi Perdana Menteri (PM) Timor Leste Mari Alkatiri terus mengalir. Ribuan pengunjuk rasa berdemo di ibukota Dili menuntut pengunduran diri Alkatiri.Demo ini terjadi setelah Presiden Timtim Xanana Gusmao mengamcam akan berhenti jika Alkatiri tidak mundur. Para pendemo yang jumlahnya lebih dari 2 ribu orang itu berdatangan dari luar Dili dengan mengendarai sejumlah truk dan bus.Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (23/6/2006). Mereka meneriakkan slogan anti-Alkatiri. Aksi massa ini didukung pula oleh sekitar 700 orang yang semalam menginap di luar istana pemerintah sebagai bentuk dukungan terhadap Xanana.Sejumlah pendemo sempat mengejek beberapa anggota partai berkuasa Fretilin pimpinan Alkatiri saat akan memasuki istana. Namun 10 personel bersenjata Australia memerintahkan para pendemo untuk mundur. Pengamanan terlihat sangat mencolok di sekitar kerumunan pendemo."Presiden tidak perlu mundur," seru salah seorang pengkoordinir demo, Agosto Junio. "Mari Alkatiri-lah yang harus disalahkan atas masalah ini. Dia itu komunis, kriminal," cetusnya.Presiden Xanana belum lama ini telah meminta Alkatiri untuk mengundurkan diri terkait tuduhan bahwa dia telah menyetujui pembentukan skuad bersenjata untuk menyingkirkan lawan-lawan politiknya. Namun Alkatiri menolak mundur.Bahkan meski setelah Xanana mengancam mundur pun, Alkatiri tetap pada pendiriannya. "Tidak akan!" tegas Alkatiri kepada kantor berita Portugal, LUSA ketika ditanya apakah dirinya berniat mundur. "Itu justru akan membuat situasi lebih rumit," imbuhnya.
(ita/)











































