ADVERTISEMENT

Dongkrak Minat Baca, Cak Imin Ingin Perjuangkan Penghapusan Pajak Buku

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Minggu, 07 Agu 2022 20:19 WIB
Cak Imin di IBF 2022
Foto: PKB
Jakarta -

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan bakal terus memperjuangkan penghapusan pajak terhadap penerbit dan pencetak buku. Hal itu bertujuan agar harga buku lebih terjangkau masyarakat sehingga minat baca semakin tinggi.

"Ke depan pajak buku harus dihapus agar harga buku lebih murah dan terjangkau. Kenapa saya terus memperjuangkan pajak buku harus dikurangi atau ditiadakan ini murni agar bisa dijangkau. Kalau sudah bisa dijangkau harganya, minat publik untuk membaca semakin tinggi," jelas Muhaimin dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (7/8/2022).

Saat mengunjungi Islamic Book Fair (IBF) 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), ia menilai era disrupsi dan pandemi COVID-19 dalam dua terakhir ini cukup memberi pukulan telak pada industri buku di Indonesia.

"Semua industri mengalami pukulan telak akibat pandemi. Tak terkecuali penerbitan dan percetakan buku. Sebab itu, saya serius memperjuangkan agar pajak buku dihapus," tegas Muhaimin.

Ia menyebut di era kemajuan teknologi informasi saat ini ada penurunan minat baca di masyarakat. Peniadaan atau pengurangan pajak buku dan percetakan dianggap Muhaimin bisa membuat harga buku lebih terjangkau sehingga minat baca meningkat.

Wakil Ketua DPR itu juga bersyukur karena pengunjung IBF 2022 kali ini penuh. Banyak warga dari berbagai daerah turut serta meramaikan pameran buku.

"Pengunjung IBF 2022 sangat padat bahkan penuh dan sesak, ternyata dari beberapa daerah yang datang menikmati dan belanja buku. Belanja buku Islam sangat ramai, banyak toko yang bilang lalu keras. Bersyukur atas semangat masyarakat untuk terus membaca dan belanja," kesan Muhaimin.


Selain turut berbelanja buku, Muhaimin sempat bercengkrama dengan pengunjung dan peserta pameran buku. Ia juga berbincang-bincang dengan teman-temannya yang turut serta mengunjungi acara serta menjadi pelaku pameran.

"Saya juga ketemu banyak teman yang kenal sama saya," ungkap Muhaimin.

Ia pun sempat menyambangi lima stand penerbitan dan memborong beberapa buku. Ia menyatakan Islamic Book Fair adalah kesempatan langka. Seperti diketahui Islamic Book Fair ini digelar 3-7 Agustus 2022.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT