Ketum PBR: Semua Peserta UN Harus Diluluskan
Jumat, 23 Jun 2006 11:37 WIB
Jakarta - Tragedi Ujian Nasional (UN) dikomentari banyak pihak. termasuk Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) Bursah Zarnubi. Bursah meminta semua siswa diluluskan, tanpa kecuali!Pria berkumis tebal ini beralasan, kecerdasan seseorang tidak bisa ditentukan hanya lewat ujian selama 1 sampai 2 jam. Buktinya, banyak pemimpin baik di Indonesia maupun dunia yang tidak punya ijazah."Banyak pejabat dan pemimpin-pemimpin yang ada sekarang, baik di Indonesia maupun dunia, tidak bersekolah dan tidak punya ijazah. Jadi UN itu tidak perlu, luluskan saja semua," kata Bursah.Pernyataan tersebut disampaikan Bursah kepada detikcom usai menerima kedatangan Aliansi Bhinneka Tunggal Ika di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/6/2006).Masih ada usulan lain dari Bursah juga menyampaikan usulan lain. Menurut mantan Ketua Umum Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) ini, tidak perlu ada ijazah sebagai tanda kelulusan. Seseorang hanya perlu diberikan sertifikat tanda pernah mengenyam pendidikan di suatu tempat.Bursah juga mengaku prihatin terhadap banyaknya siswa yang tidak lulus UN. Dia meminta UN tahun ajaran 2005-2006 adalah yang terakhir. Pemerintah tidak perlu menggelar UN lagi di masa datang."Untuk siswa yang tidak lulus harus sabar. Kesuksesan tidak diukur dengan itu (kelulusan). Orang tua, guru dan masyrakat harus mendampingi mereka (siswa korban UN)," tutur Bursah.
(djo/)











































