ADVERTISEMENT

Tempo Di-hack Usai Beritakan Irjen Ferdy Sambo Ditangkap

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Agu 2022 22:52 WIB
A magnifying glass is held in front of a computer screen in this file picture illustration taken in Berlin May 21, 2013. Hackers broke into U.S. government computers, possibly compromising the personal data of 4 million current and former federal employees, and investigators were probing whether the culprits were based in China, U.S. officials said on June 4, 2015. REUTERS/Pawel Kopczynski/Files
Ilustrasi peretasan (Foto: Pawel Kopczynski/REUTERS)
Jakarta -

Situs Tempo di-hack oleh orang tak dikenal. Tempo menjadi tidak bisa dibuka sejak memberitakan penangkapan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Hal tersebut dibenarkan oleh Pemimpin Redaksi Tempo Anton Aprianto. Berita yang disinyalir memicu pembajakan situs Tempo tersebut diunggah pukul 21.08 WIB. Tak Lama berselang, situs tersebut diserang hacker.

"Iya (kena hack)," kata Anton dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/8/2022).

Mahfud Sebut Sambo Dibawa ke Provost Polri

Menko Polhukam Mahfud Md mendapat kabar bahwa Irjen Ferdy Sambo dibawa Provos Mabes Polri. Mahfud bicara soal pelanggaran etik dan pidana terkait Ferdy Sambo.

"Ya, saya mendapat info bahwa Sambo dibawa ke Provos dan sudah tersiar di berbagai media," kata Mahfud Md kepada detikcom, Sabtu (6/8).

Mahfud Md bicara bahwa pelanggaran etik dan pidana bisa jalan bersama terkait Ferdy Sambo. Menurutnya, sanksi etik tak menggugurkan dugaan pidana.

"Yang ditanyakan orang, apakah cuma pelanggaran etik? Menurut saya pelanggaran etik dan pelanggaran pidana itu bisa sama-sama jalan, tidak bisa saling menunggu dan tidak bisa saling meniadakan. Artinya, kalau dijatuhi sanksi etik, bukan berarti dugaan pidananya dikesampingkan," ujarnya.

Saksikan juga video Sosok minggu ini: Ferra manajang, Berbagi Hidup Dengan Para Perempuan ODGJ

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT