ADVERTISEMENT

Kompolnas: Kapolri Copot 25 Polisi, Kemajuan Signifikan Kasus Brigadir J

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 06 Agu 2022 16:22 WIB
Suasana kantor kompolnas saat pertemuan tertutup dengan kapolri
Suasana kantor Kompolnas (Bisma Alief/detikcom)
Jakarta -

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai kasus Brigadir J mengalami kemajuan signifikan. Kompolnas menyebut pencopotan 25 perwira dari jabatannya, termasuk Irjen Ferdy Sambo, memudahkan proses pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Umum dan tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Kompolnas melihat ini ada kemajuan signifikan dari Kapolri karena setelah penetapan tersangka," kata komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto, kepada wartawan pada Jumat (5/8/2022).

"Kemudian sore kemarin lanjut ada 25 orang dicopot. Dengan demikian, mereka sudah nggak lagi punya kewenangan-kewenangan operasional, dan itu akan memudahkan proses pemeriksaan," sambung dia.

Albertus kemudian mendorong tim khusus dan Bareskrim segera menentukan siapa pihak lain yang terlibat dalam penembakan Brigadir J.

"Jadi, menurut Kompolnas, ini langkah responsif melihat perkembangan, dinamika, desakan publik, meskipun agak terlambat menetapkan tersangka Bharada E. Kalau Bharada E ada pasal penyertaan, ya segera diungkaplah, siapa pun orangnya," ucap Albertus.

Menurut Albertus, pihaknya memang memberikan masukan kepada Kapolri untuk segera mencopot pihak-pihak terkait Brigadir J dari jabatannya. Oleh sebab itu, dia senang mendengar keputusan teranyar Polri tersebut.

"Ini sesuai dengan masukan dari Kompolnas karena sejak awal kami meminta bukan nonaktifkan, tapi dicopot. Ternyata ini direspons Kapolri. Karena saya beberapa kali menyampaikan masalah-kendala yang muncul adalah kendala struktural psikologis," pungkas dia.

Simak Video: Kronologi Peristiwa di Hari Kematian Brigadir J Versi Komnas HAM

[Gambas:Video 20detik]



(aud/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT