Bandar Narkoba Asal Guinea Tewas Didor di Kemayoran
Kamis, 22 Jun 2006 14:42 WIB
Jakarta - Pogikallobaba (28), bandar narkoba asal Republik Guinea, tewas ditembak polisi saat melakukan transaksi. Dari tangan tersangka disita 4 kilogram shabu-shabu senilai Rp 6 miliar.Demikian disampaikan Kasat Psikotropika Polda Metro Jaya AKBP Hendra Jhoni di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/6/2006).Peristiwa itu terjadi di sekitar Wisma 65, Kemayoran, Jakarta Pusat, hari ini, pukul 01.00 WIB.Kejadian berawal saat seorang polisi menyamar dan melakukan transaksi 4 kilogram shabu-shabu dengan Pogikallobaba beberapa hari lalu di Mall Ambasador.Namun saat serah terima barang, Pogikallobaba curiga karena dia melihat di dalam mobil ada 3 orang. Padahal transaksi tersebut dilakukan Pogikallobaba hanya dengan 1 orang.Merasa dijebak, Pogikallobaba pun langsung menarik pelatuk senjatanya dan menembakkan ke arah mobil petugas. Dorrr! Peluru mengenai kaca bagian kanan mobil.Pogikallobaba langsung lari terbirit-birit. 3 Petugas itu keluar mobil dan langsung mengejarnya. Petugas pun melepaskan tembakan peringatan. Namun Pogikallobaba terus lari dan akhirnya salah satu tembakan petugas mengenai punggungnya.Pria Afrika berkulit hitam ini pun jatuh tersungkur dan tewas di tempat. Jenazahnya dibawa ke RS Polri, Kramat Jati."Dia sudah lama DPO. Dari tangan tersangka disita senjata api jenis Baretta dan 4 kilogram shabu-shabu senilai Rp 6 miliar," kata Hendra.
(aan/)











































