ADVERTISEMENT

KPK Tetapkan Waka DPRD Tulungagung Adib Makarim Tersangka Suap APBD

M Hanafi - detikNews
Rabu, 03 Agu 2022 19:31 WIB
Kepanjangan KPK hingga Tugas-tugas Lembaga Antikorupsi Itu
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Salah satunya merupakan Wakil Ketua DPRD Tulungagung periode 2019-2024 Adib Makarim.

Perkara ini berasal dari informasi dan fakta persidangan yang juga menjerat Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan Supriyono selaku Ketua DPRD Tulungagung.Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyelidikan. Kemudian, penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup sehingga meningkatkan perkara itu ke tahap penyidikan.

"KPK melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," kata Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022).

Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka antara lain:

- Adib Makarim selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung.
- Agus Budiarto selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung.
- Imam Kambali selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung.

Adib Langsung Ditahan

Pantauan detikcom di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, pukul 17.10 WIB, Rabu (3/8), tampak Adib Makarim turun dari ruang pemeriksaan penyidik. Dia terlihat mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan diborgol.

Nantinya, KPK akan segera melakukan penahanan terhadap Adib Makarim selama 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan. Karyoto menyebut Adib akan ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

"Untuk kebutuhan proses penyidikan, Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan pada Tersangka Adib Makarim untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 3 Agustus 2022 sampai dengan 22 Agustus 2022 di Rutan KPK pada gedung Merah Putih," kata Karyoto.

Adapun dalam perkara ini, dua tersangka, yakni Agus Budiarto dan Imam Kambali, masih belum dilakukan penahanan. Namun Karyoto mengimbau para kedua tersangka agar dapat bersikap kooperatif terhadap panggilan KPK.

"KPK mengimbau untuk 2 Tersangka lainnya, yaitu Agus Budiarto dan Imam Kambali, untuk kooperatif hadir pada jadwal pemanggilan berikutnya oleh Tim Penyidik," tutupnya.

KPK Cekal Adib

Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah mengajukan pencekalan terhadap Wakil Ketua DPRD Tulungagung Adib Makarim serta tiga orang lainnya. Surat pelarangan bepergian itu pun sudah dilayangkan ke Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Terkait proses penyidikan perkara dugaan suap terkait pengalokasian anggaran bantuan keuangan provinsi Jawa Timur periode 2014-2018 untuk Kabupaten Tulungagung, KPK telah mengirimkan surat cegah ke pihak Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (2/8).

Ali menjelaskan, pencegahan itu merupakan bagian dari proses penyidikan. Hal itu merupakan langkah antisipasi agar pihak yang dimaksud dapat kooperatif terhadap panggilan penyidik KPK.

"Tindakan ini sebagai bagian dari proses penyidikan, agar pihak-pihak dimaksud ketika dipanggil dan diperiksa dapat kooperatif hadir memenuhi panggilan Tim Penyidik KPK," terang Ali.

Adapun empat orang yang diajukan pencekalan adalah:

1. Budi Setiawan;
2. Adib Makarim;
3. Agus Budiarto; dan
4. Imam Kambali

Simak juga 'Momen Annas Maamun Divonis 1 Tahun Penjara':

[Gambas:Video 20detik]

(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT