Siswa Tak Lulus UN Bisa Ikut Ujian Ulangan Paket C September
Kamis, 22 Jun 2006 11:47 WIB
Jakarta - Siswa-siswi SMA dan SMK yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) tetap disarankan ikut ujian ulangan Paket C. Depdiknas memutuskan menggelar ujian ini pada September nanti. Namun ditegaskan ujian ini bukan ujian persamaan, seperti yang dikenal selama ini."Ada (ujian ulangan), Pak Menteri sudah memberikan instruksi kepada saya. Saya sudah melakukan langkah-langkah untuk melanjutkan kebijakan beliau dalam bentuk Paket C. Itu bukan ujian persamaan, tapi program," kata Dirjen Pendidikan Luar Sekolah Depdiknas Ade Suryadi.Ade membeberkan rencana Depdiknas itu sebelum raker dengan DPD RI di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/6/2006).Menurut Ade, ada tiga langkah yang harus dilalui siswa untuk ikut program Paket C ini. Pertama, mendaftarkan diri kepada Dinas Pendidikan provinsi dan kebupaten masing-masing. Kedua, mengikuti remedial program (semacam tutorial), dan ketiga, mengikuti ujian. Diharapkan pada 7 Juli semua pendaftaran sudah selesai, sehingga dapat dilakukan tutorial bagi mereka.Terkait banyaknya, siswa-siswi SMA dan SMK yang lulus PMDK namun gagal di UN, Ade menegaskan, mereka boleh meneruskan kuliahnya tetapi harus melalui proses ujian ulangan paket C dan dinyatakan lulus."Setelah lulus ujian ulangan Paket C ya boleh langsung kuliah," katanya.Namun soal kapan persisnya ujian ulangan itu akan digelar, Ade mengatakan, pihaknya masih akan mengkoordinasikan dengan dinas-dinas terkait.Hanya saja dia meminta kepada siswa yang akan mengikuti ujian ulangan untuk mempersiapkan diri dengan baik, karena program ini juga sama dengan program yang ada di sekolah.Terkait dengan pendekatan untuk membantu peserta atau siswa dalam program Paket C, menurutnya, ada tiga, di antaranya gurunya berasal dari guru-guru formal dan dikembangkan sistem modul untuk menghindari ketergantungan siswa kepada guru.Saat ini Depdiknas sudah mengeluarkan surat edaran ke daerah-daerah terkait program ini. Data di Depdiknas saat ini ada 102 ribu siswa-siswi SMA dan 37 ribu siswa-siswi SMK yang tidak lulus UN.
(umi/)










































