ADVERTISEMENT

Satgas Pangan Polri Periksa Pemilik Lahan Tempat Bansos Dikubur

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 03 Agu 2022 17:55 WIB
Rudi Samin, pemilik lahan tempat beras bansos rusak dikubur. (Azhar/detikcom)
Rudi Samin, pemilik lahan tempat beras bansos rusak dikubur. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Satgas Pangan Polri telah memeriksa Rudi Samin, pemilik lahan di Sukmajaya, Kota Depok, tempat beras bansos rusak dikubur. Rudi mengaku diperiksa perihal penemuan beras di lahan miliknya.

"Penguburan sembako, penemuan sembako yang berada di lokasi Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok," kata Rudi di gedung Bareskrim Polri, Rabu (3/8/2022).

Rudi mengungkapkan ada 11 pertanyaan yang diajukan kepadanya. Salah satunya perihal awal mula dirinya menemukan kuburan beras yang sudah tidak layak konsumsi itu.

"Ya sekitar awal saya menemukan itu, sampai terjadi pengangkatannya, sampai saya buat laporannya. Itu saja. Ditambahkan sedikit terkait surat kepemilikan saya," tuturnya.

Rudi menjelaskan lahan yang digunakan pihak JNE untuk mengubur beras bansos itu merupakan miliknya. Menurutnya, apa yang dilakukan pihak JNE itu merupakan pelanggaran hukum.

"Intinya bahwa sembako yang dipendam, dikubur lokasi tanah saya, yang dilakukan oleh pihak JNE telah melanggar hukum," kata Rudi.

"Intinya bahwa pihak JNE tidak bisa menunjukkan bukti-bukti dokumen yang tentang pemusnahan atau penguburan sembako di Sukmajaya, Depok, di tanah milik saya," imbuh dia.

Rudi juga menyayangkan ketidakhadiran JNE meskipun telah dipanggil Satgas Pangan Polri.

"Dan JNE pun dipanggil ke sini tidak datang. Hari ini dan kemarin tidak datang," kata Rudi.

Polisi Koordinasi dengan Dinsos Depok

Selain itu, pihak Polres Metro Depok juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Depok terkait temuan beras ditimbun tersebut. Dari hasil koordinasi, Dinssos Depok tidak pernah bekerja sama dengan JNE untuk penyaluran bansos.

"Hasil kordinasi dengan Dinsos Kota Depok bahwa Dinsos Kota Depok tidak pernah menggunakan jasa JNE untuk pengiriman bahan sembako untuk wilayah Kota Depok. Untuk pengiriman beras yang menggunakan jasa JNE adalah Kemensos RI kerja sama dengan Bulog," ujar Zulpan.

Zulpan menjelaskan pihaknya saat ini tengah menyelidiki lebih lanjut terkait temuan beras ditimbun di Depok ini. Polisi akan memintai keterangan pihak-pihak terkait untuk menyelidikinya.

Sebelumnya, polisi telah memintai keterangan Rudi Samin, pemilik tanah yang lahannya digunakan untuk parkir mobil JNE. Rudi Samin awalnya mendapatkan informasi terkait beras bansos yang ditimbun itu dari pria inisial S.

"Saudara S adalah mantan karyawan JNE yang telah dikeluarkan oleh JNE terkait dengan tindak pidana," ungkap Zulpan.

Simak Video 'Pemilik Lahan Sesalkan Cara JNE Kubur Beras Bansos di Depok':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT