Ical: Dana Bencana Mulai Habis
Kamis, 22 Jun 2006 11:32 WIB
Jakarta - Bencana silih berganti terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dana tanggap darurat yang disediakan dalam APBN sebesar Rp 500 miliar, kini tinggal Rp 200 miliar, padahal APBN baru berjalan setengah tahun."Sudah hampir habis. Karenanya dalam sidang kabinet kemarin telah kita minta kembali pencairan segera dana sisa yang ada kira-kira sekitar Rp 200 miliar," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie sebelum rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (22/6/2006).Ical dalam kesempatan itu juga menyebutkan, bersamaan dengan surat permintaan pencairan dana sisa Rp 200 miliar, pemerintah juga meminta tambahan dana untuk tanggap darurat pada tahun ini sebesar Rp 1,7 triliun. "Uang itu akan digunakan untuk menangani bencana-bencana yang sudah terjadi. Tapi itu belum termasuk untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Yogya dan Sinjai yang memerlukan puluhan triliun," imbuh dia.Dikatakannya, dana Rp 1,7 triliun itu sudah mencukup 40-50 persen dari kebutuhan sebenarnya.Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan mengajukan soal dana tanggap darurat dalam APBN-P sebesar Rp 1 triliun.
(san/)











































