ADVERTISEMENT

Kepala SMAN di Bantul Bantah Siswi Dipaksa Berhijab: Hanya Tutorial

Tim detikJateng - detikNews
Selasa, 02 Agu 2022 11:04 WIB
Bantul -

Seorang siswi kelas X di SMAN 1 Banguntapan mengaku dipaksa berhijab oleh guru BK sehingga memilih pindah sekolah. Kepala SMAN 1 Banguntapan, Bantul, Agung Istiyanto menolak pihaknya dikatakan memaksa siswi untuk berhijab.

"Pada intinya sekolah kami tidak seperti yang di pemberitaan. Kami tetap tidak mewajibkan yang namanya jilbab. Tuduhannya nggih salah (ya salah)," kata Agung usai diklarifikasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, seperti dilansir detikJateng, Senin (1/8/2022).

Agung mengatakan masalah sebenarnya tidak seperti yang dilaporkan di ORI DIY terkait adanya oknum guru bimbingan konseling (BK) yang memaksa siswi mengenakan pakaian jilbab. Dia menyebut sekolahnya berstatus negeri sehingga tidak bisa memaksa siswi memakai hijab.

"Nggak seperti itu masalahnya. Karena (sekolah) negeri kan, negeri nggak boleh mewajibkan siswanya berjilbab," jelasnya.

Soal laporan guru BK memaksa siswi tersebut berhijab, Agung menyebut hal itu sebatas tutorial. Disebutnya ada komunikasi pertanyaan bersedia atau tidak diajari mengenakan hijab.

"Itu hanya tutorial, ketika ditanya siswanya belum pernah memakai jilbab nggak. Oh belum. Gimana kalau kita tutorial dijawab manthuk (mengangguk) iya. Mboten nopo-nopo (tidak apa-apa)" jelasnya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT